Tampilkan postingan dengan label AS Roma. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label AS Roma. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 01 Februari 2020
Tinggalkan AS Roma, Alessandro Florenzi Kirim Pesan Emosional
Alessandro Florenzi, usai menghabiskan seluruh karier sepak bola bersama AS Roma, harus meninggalkan tim yang begitu dicintainya.
Kamis (31/01), tim La Liga Spanyol, Valencia sudah mengumumkan proses transfer pemain yang lahir di kota Roma itu.
Valencia mendapatkan pemain serba bisa tersebut dengan operasi pinjaman tanpa memiliki hak tebus pada akhir musim nanti.
Usai proses transfernya rampung, Florenzi pun memberikan pesan emosional melalui jejaring sosial Twitter miliknya.
"Bocah kecil ini bakal terus mengejar mimpinya. Apapun yang terjadi. Grazie Roma," tulis sang pemain sembari memasang foto saat dirinya masih kecil dengan menggunakan baju I Lupi.
Sejak Roma diasuh Paulo Fonsenca, Florenzi meski berstatus kapten tim, tidak mendapat jaminan untuk bermain sebagai starter.
Pada beberapa laga penting, Fonseca bahkan lebih senang memasang Davide Santon atau Leonardo Spinazzolla di pos bek kanan.
Gaya main Fonseca yang ekstra menyerang, memang menuntut seorang bek kanan punya kemampuan sama baiknya ketika menyerang dan bertahan.
Aspek inilah yang tidak dimiliki Florenzi. Terbukti musim ini, ia hanya bermain 18 kali dan hanya membukukan satu assists.
Florenzi sendiri menerima pinangan Valencia lantaran ingin mendapatkan jaminan tempat di tim nasional Italia yang akan mengikuti Piala Eropa 2020.
Kamis, 19 September 2019
Banyak Rasialisme di Liga Italia, Ini Solusi dari Edin Dzeko
Pemain AS Roma, Edin Dzeko, menyarankan Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) untuk memberi hukuman yang tegas jika ada suporter yang melakukan aksi rasialisme. Dzeko sangat prihatin dengan meningkatnya tindakan rasialis di Liga Italia Serie A.
Serie A 2019-20 baru bergulir tiga pekan. Namun, masalah rasialis sudah menghantui liga tersebut.
Pemain anyar Inter Milan, Romelu Lukaku, menjadi sasaran kebencian suporter. Hal itu ia rasakan saat Inter Milan bertandang ke markas Cagliari.
Kondisi itu diperburuk ketika ada pengamat sepak bola yang juga mengeluarkan komentar berbau rasialis kepada Lukaku.
Belajar dari pengalamannya di Inggris, Dzeko menyarankan FIGC untuk menerapkan hukuman yang tegas.
"Rasialisme adalah masalah yang besar. Sepak bola tak bisa lepas dari masalah tersebut, termasuk di Inggris," ujar Edin Dzeko.
"Yang membuat saya sedih, kejadian tersebut mulai sering terjadi di Italia."
"Inggris menunjukkan tren positif karena jumlah aksi rasialisme semakin menurun. Hal itu karena hukuman yang tegas dari FA."
"FIGC harus berani memberikan hukuman larangan datang ke stadion untuk seluruh suporter yang melakukan aksi rasialisme," ungkap Dzeko.
Pemain AS Roma itu berharap kalau ada peran aktif dari suporter lainnya untuk menekan aksi rasialisme di Italia. Menurut Edin Dzeko, rasialisme adalah musuh yang harus dihadapi bersama.
Sumber: Football Italia
Langganan:
Postingan (Atom)
Liverpool Dibantai Watford, Berikut Deretan Angkanya
Liverpooltidak berdaya di markas Watford, Vicarage Road, pada laga pekan ke-28 Liga Inggris, Sabtu (29/2/2020). Tampil dengan skuat terba...
-
Liverpooltidak berdaya di markas Watford, Vicarage Road, pada laga pekan ke-28 Liga Inggris, Sabtu (29/2/2020). Tampil dengan skuat terba...
-
Tidak banyak yang menyadari bahwa pasangan yang mengalami kudis dapat menularkan penyakitnya ini melalui hubungan seks. Padahal, kudis terma...
-
Cerita Dewasa : Awal nya Untuk bertanya langsung padanya aku tidak berani Takut dia jadi tahu bahwa sebenarnya perbuatannya dengan ibuku...
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2745431/original/059481500_1551927146-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2734434/original/002539300_1550725450-000_1DD4GM.jpg)