Tampilkan postingan dengan label FIFA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label FIFA. Tampilkan semua postingan

Minggu, 03 November 2019

Bertemu Presiden FIFA, Jokowi: 10 Stadion Kami Siapkan untuk Piala Dunia U-20


Sebelum menghadiri sidang pleno KTT ke-35 ASEAN di Bangkok, Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengadakan pertemuan bilateral dengan Presiden FIFA Gianni Infantino. Pertemuan itu dilakukan di The Boardroom Hotel Grand Hyatt Erawan, Bangkok, Minggu (2/11/2019).

Kepada Gianni, Jokowi menyampaikan bahwa sepak bola merupakan olahraga paling populer di Indonesia. Bahkan, kata dia, saat ini terdapat 1.679 klub sepak bola nasional di Indonesia.

Jokowi juga menyebut bahwa 77 persen rakyat Indonesia cinta sepak bola dan menempatkan Indonesia sebagai negara pecinta sepak bola nomor 2 di dunia.

"Sepak bola adalah sarana memperkuat rasa kesatuan dan kebangsaan rakyat Indonesia. Prestasi dalam sepak bola Indonesia selalu menjadi kebanggaan seluruh rakyat Indonesia," kata Jokowi dikutip dari keterangan pers Sekretariat Presiden, Minggu (2/11/2019).

Sementara itu, Gianni Infantino menyampaikan sepak bola bukan hanya sekadar olah raga. Lebih dari itu, sepak bola memberikan edukasi tentang kehidupan, serta belajar memberikan respek.

Gianni menyatakan bahwa FIFA telah menunjuk Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Dia pun yakin Indonesia akan menjadi tuan rumah yang baik untuk ajang sepak bola internasioanal ini.

"Tentunya kami yakin Indonesia sebagai negara besar dengan 267 juga penduduk, dapat menjadi tuan rumah yang baik. Apalagi didukung oleh 200 juta fans sepakbola ini penting bagi kami," tutur Gianni.

Senin, 23 September 2019

Presiden FIFA Minta Italia Meniru Cara Inggris Perangi Rasialisme


Rasialisme jadi musuh yang sulit diperangi dari sepak bola Italia. Romelu Lukaku menjadi salah satu korbannya. Pemain asal Belgia itu mendapat perlakukan rasial dari para pendukung lawan saat Inter Milan bertemu Cagliari pada Seri A beberapa waktu lalu. 

Mereka menirukan suara monyet saat Lukaku mengeksekusi tendangan penalti. Aksi ini sempat membuat kesal Lukaku yang baru saja menjelajah ke sepak bola Negeri Piza itu.

Lukaku bukan korban pertama. Aksi tidak terupuji para tifosi A sudah lama mengotori Serie A. Presiden FIFA, Gianni Infantino, menyadari hal ini. Dia bahkan menyebut, aksi rasialisme di sepak bola Italia sama sekali tidak menunjukkan perubahan dari tahun ke tahun.

"Tidak boleh ada aksi rasialisme dalam sepak bola," kata Infantino dilansir BBC.

"Di Italia, situasi tidak berubah," kata pengganti Sepp Blater itu.

Kegelisahan ini disampaikan Infantino menganggapi aksi rasialisme yang menodai laga Atlanta dan Fiorentina, Minggu lalu. Dalam duel yang berakhir imbang 2-2 ini, pemain Fiorentina asal Brasil, Dalbert menyampaikan kepada wasit kalau telah menjadi korban aksi rasial penonton. Akibat insiden ini, laga Serie A itu pun sempat dihentikan.

Rasialisme harus diperangi lewat pendidikan, kecaman, dan diskusi," kata Infantino.

Menurut Infantino, tidak semua suporter melakukannya. Karena itu, dia berharap para pelaku bisa diidentifikasi dan mengeluarkan mereka dari stadion untuk selamanya. Menurut Infantino cara seperti ini terbukti ampuh untuk meredam aksi rasialisme di Inggris.

"Anda harus mencari sosok yang bertanggung jawab dan melempar mereka keluar stadion. Seperti di Inggris, anda perlu hukuman seperti ini. Anda tidak perlu takut memerangi rasialisme, kita perlu melawan mereka sampai mereka berhenti," bebernya.akumain.com

Senin, 09 September 2019

Chelsea Peringatkan Agen Sepak Bola


Chelsea dikabarkan telah memberikan peringatan keras kepada agen sepak bola top dunia bahwa mereka bakal kembali dalam perburuan pemain pada bursa transfer musim dingin, Januari mendatang. Itu sebagaimana dilaporkan Mirror.

Dari laporan Mirror menyatakan bahwa beberapa agen yang tidak disebutkan namanya telah mengatakan bahwa Chelsea ingin memperkuat skuatnya dan mereka yakin memenangkan banding sehingga dapat berselancar membidik pemain baru.

"Chelsea sangat ingin memperkuat pasukan mereka dan tampaknya cukup yakin bahwa mereka akan memenangkan banding dan dapat belanja pemain pada bulan Januari," kata agen yang tidak disebutkan namanya.

"Itu berarti ada perbedaan bagi mereka untuk finis di empat besar Liga Inggris dan lolos ke Liga Champions."

Sekadar informasi, FIFA menjatuhkan hukuman berupa larangan membeli pemain lantaran Chelsea dianggap melanggar aturan yang mendaftarkan pemain di akademinya. Dari hasil investigasi, klub yang bermarkas di Stamford Bridge tercatat melakukan 29 pelanggaran terkait pemain di bawah 18 tahun.

Dapat dipahami bahwa The Blues yakin banding mereka ke Pengadilan Arbitrase Olahraga akan melihat larangan dikurangi menjadi hanya satu bursa transfer saja. Jika berhasil, Chelsea berencana untuk membangun kasus berdasarkan preseden Man City baru-baru ini ketika mereka lolos dari larangan setelah mengakui melanggar aturan yang sama seperti The Blues.

Rabu, 04 September 2019

Neymar Masih Bisa Kembali ke Barcelona dengan Harga Rp 2,65 Triliun


Neymar telah dikaitkan dengan mantan klubnya, Barcelona, di bursa transfer musim panas 2019. Namun, setelah dua bulan negosiasi, bintang asal Brasil itu gagal meninggalkan Paris Saint-Germain (PSG) dan pindah ke Camp Nou.

Kendati demikian, kemungkinan Neymar kembali ke Barcelona masih tetap terbuka. Media-media olahraga di Spanyol pun terus sibuk membahas kemungkinan itu.

Mundo Deportivo, misalnya. Media berbasis di Catalonia itu, Rabu (4/9/2019, dalam laporannya menyatakan Neymar dapat meninggalkan PSG ke Barcelona dengan harga 170 juta euro atau sekitar Rp 2,65 triliun. Kepindahan itu dapat terjadi pada Juni 2020.

Angka itu bukan klasus pembelian (yang Neymar tak miliki di PSG), melainkan penerapan pasal 17 peraturan transfer FIFA. Dalam peraturan itu, sejak 2001 silam telah memungkinkan seorang pemain untuk secara sepihak mencabut kontrak mereka dengan klub. Peraturan itu juga menyebut biaya melanggar kontrak ditentukan oleh FIFA.

Neymar, melalui pengacaranya, akan memanfaatkan peraturan tersebut. Pengacara bintang asal Brasil itu sudah menganalisa besarnya biaya yang akan ditanggung.

Menurut analisis mereka, biaya tersebut dikisaran 170 juta euro atau sekitar Rp 2,65 triliun. Tapi, untuk menerapkan pasal 17 ada sejumlah persyatan yang harus dipenuhi Neymar.

Persyaratan itu satu di antaranya adalah pemain telah menandatangani kontrak tiga tahun atau lebih sebelumnya. Selain itu, sang pemain tidak memperpanjang kontraknya.

Liverpool Dibantai Watford, Berikut Deretan Angkanya

Liverpooltidak berdaya di markas Watford, Vicarage Road, pada laga pekan ke-28 Liga Inggris, Sabtu (29/2/2020). Tampil dengan skuat terba...