Tampilkan postingan dengan label Timnas Indonesia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Timnas Indonesia. Tampilkan semua postingan
Rabu, 04 Desember 2019
Timnas Indonesia U-22: Indra Sjafri Ungkap Strategi Agar Lolos ke Semifinal SEA Games 2019
Timnas Indonesia U-22 akan melawan Laos pada laga pamungkas Grup B SEA Games 2019 di Stadion Imus, Filipina, Kamis (5/12/2019). Laga ini sangat penting karena untuk menentukan langkah ke semifinal.
Meski demikian, lolos tidaknya Timnas Indonesia U-22 ke semifinal masih juga ditentukan dengan laga lainnya, yakni Vietnam versus Thailand.
Pelatih Timnas Indonesia U-22 Indra Sjafri sudah menyiapkan strategi untuk bisa membawa tim asuhannya memenangi laga kontra Laos dan lolos ke semifinal.
Timnas Indonesia U-22 saat ini berada di peringkat kedua klasemen Grup B SEA Games 2019 dengan mengoleksi poin sembilan. Egy Maulana Vikri dkk. hanya unggul selisih satu gol dari Thailand, yang ada di urutan ketiga dengan jumlah poin sama.
Untuk bisa meraih tiket ke semifinal, Indra Sjafri berharap Timnas Indonesia U-22 bisa mencetak lebih dari dua gol dan tanpa kebobolan, sembari berharap Thailand kalah atau diimbangi Vietnam.
"Saya belum bisa menjadi peramal. Yang jelas, kami akan menyiapkan tim sebaik mungkin. Makanya dari 20 pemain yang kami bawa ini kualitasnya sama, jadi tak ada yang berbeda," kata Indra Sjafri.
"Siapapun yang bermain besok Kamis, akan membawa dampak positif. Yang penting kami menang. Kalau ingin aman betul ya menang lebih dari dua gol karena Thailand juga harus mengejar Vietnam," ujar pelatih asal Sumatra Barat itu.
Perjuangan Timnas Indonesia U-22 melawan Laos diprediksi juga tak mudah. Laos yang sudah tersingkir diprediksi masih akan mengeluarkan penampilan terbaik karena sudah bermain tanpa beban dan ingin menutup SEA Games 2019 dengan raihan positif.
Selasa, 03 Desember 2019
Timnas Indonesia U-22 Gunduli Brunei 8-0, Osvaldo Haay Hattrick
Trisula maut Timnas Indonesia U-22 menunjukkan ketajamannya pada laga Grup B SEA Games 2019 melawan Brunei Darussalam. Garuda Muda pesta gol 8-0 di Stadion Binan, Selasa (3/12/2019).
Osvaldo Haay ('11, 45, 72) menjadi bintang Timnas Indonesia U-22 dengan mencetak hattrick pertandingan ini. Pemain Persebaya Surabaya itu pun menjadi top skorer sementara kompetisi lewat torehan lima gol.
Rekannya di lini depan, Egy Maulana Vikri ('40, 81) dan Saddil Ramdani ('50), turut mencatatkan nama di papan skor. Witan Sulaeman ('68) dan Andy Setyo ('77) melengkapi pesta gol timnas di laga ini.
Kemenangan tersebut menjaga kans anak asuh Indra Sjafri melangkah ke semifinal. Timnas kini mengoleksi sembilan angka dari empat pertandingan.
Timnas Indonesia U-22 selanjutnya menghadapi Laos di Rizal Memorial Stadium, Manila, Kamis (5/12/2019).
Harus meraih kemenangan besar, Indonesia mencetak gol cepat melalui Osvaldo Haay. Dia mencatatkan nama di papan skor usai meneruskan umpan silang Saddil Ramdani.
Alih-alih memperbesar skor, Indonesia justru ditekan Brunei. Kiper Muhamad Riyandi harus jatuh bangun menjaga gawangnya.
Indonesia membalas melalui Saddil Ramdani. Tusukannya melewati pertahanan Brunei, tapi tendangannya masih bisa diblok sehingga melebar.
Saddil Ramdani kemudian kembali jadi arsitek gol Indonesia. Umpan tumitnya mencapai Egy Maulana Vikri yang melepas tendangan keras kaki kanan untuk memperbesar keunggulan Garuda Muda.
Jelang berakhirnya babak pertama, giliran Egy Maulana Vikri menjadi pelayan. Terobosannya mencapai Osvaldo Haay yang kemudian melob bola untuk menaklukkan kiper Haimei Anak.
Timnas semakin mengamuk di babak kedua. Tidak mau ketinggalan, Saddil Ramdani meneruskan kerja keras Osvaldo Haay untuk mempertegas dominasi Garuda Muda.
Osvaldo Haay lalu melengkapi hattrick, dengan Witan Sulaeman meneruskan umpan silang Egy Maulana Vikri demi menaklukkan Jaimei Anak.
Kapten tim Andy Setyo juga memperlihatkan kepiawaiannya dengan menanduk sepak pojok untuk melengkapi pesta gol timnas.
Setelah itu timnas terus mencoba menambah gol. Namun tidak ada masuk, termasuk tendangan bebas Evan Dimas di injury time.
Jumat, 29 November 2019
Timnas Indonesia U-22 Memukau, Kiper Vietnam Tidak Kaget
Kiper Timnas Vietnam U-22, Bui Tien Dung, menganggap Timnas Indonesia U-22 sebagai lawan yang kuat. Menurutnya, Vietnam harus memastikan pertahanan mereka kukuh saat berjumpa Skuat Garuda pada laga ketiga Grup B SEA Games 2019, Minggu (1/12/2019).
Vietnam memimpin Grup B setelah mengalahkan Brunei Darussalam 6-0 dan membungkam Laos 6-1. Indonesia membuntuti di posisi kedua dengan poin enam alias sama dengan Vietnam, hanya terpaut selisih gol.
Namun, Timnas Indonesia U-22 menunjukkan ancaman nyata setelah berhasil mengalahkan dua lawan kuat, Thailand dan Singapura, masing-masing dengan skor 2-0. Fakta tersebut tak diabaikan Bui Tien Dung.
Dia secara tersirat mengatakan duel melawan Indonesia akan menjadi pertarungan krusial, yang memengaruhi tiket ke semifinal SEA Games 2019.
"Kami tak kaget dengan performa Indonesia. Sebelum turnamen, tim pelatih sudah mengalisis dan menemukan fakta Indonesia lawan yang kuat. Kami harus menghormati mereka seperti tim-tim lainnya," kata Dung seperti dilansir Vnexpress, Jumat (29/11/2019).
"Kami sudah melihat penampilan Timnas Indonesia U-22 pada SEA Games kali ini. Saya secara personal menilai kekuatan terbesar mereka adalah fisiknya," imbuh Dung.
Kiper Vietnam tersebut mengatakan timnya sudah menyiapkan taktik melawan Indonesia. Dung tak memungkiri barisan pertahanan Timnas Indonesia U-22 harus benar-benar diwaspadai.
Menurut Dung, barisan pertahanan harus bekerja keras untuk meredam permainan agresif Skuat Garuda.
"Saya rasa hal pertama yang harus dilakukan adalah berusaha menjaga tetap clean sheet melawan Indonesia," kata Dung.
"Tentang apakah kami bisa mencetak gol atau tidak, kami harus melihat bagaimana permainan tim, terutama dalam menyerang," imbuh Bui Tien Dung.
Pada laga kontra Thailand, dua gol Timnas Indonesia U-22 masing-masing dicetak Egy Maulana Vikri dan Osvaldo Haay. Adapun saat menghadapi Singapura, gol-gol Indonesia dilesakkan Osvaldo Haay dan Asnawi Mangkualam Bahar. Pemain-pemain tersebut hampir dipastikan akan mendapatkan perhatian lebih dari Vietnam pada laga Minggu.
Jumat, 01 November 2019
Timnas Indonesia U-19 Menargetkan Semifinal Piala AFC U-19 2020
Timnas Indonesia U-19 akan ambil bagian pada Kualifikasi Piala AFC U-19 2020, 6-10 November 2019. Tergabung di Grup K, Tim Garuda Muda akan bersaing dengan Korea Utara, Hong Kong, dan Timor Leste.
Sebanyak 15 tim terbaik plus Uzbekistan sebagai tuan rumah akan lolos ke putaran final pada tahun depan. Nantinya, semifinalis Piala AFC U-19 2020 berhak lolos ke Piala Dunia U-20 2021 yang berlangsung di Indonesia.
Sebagai tuan rumah, Timnas Indonesia U-19 tidak ingin sekadar mendapatkan tiket gratis menuju Piala Dunia U-20 2021. Garuda Muda tetap menargetkan dapat melaju hingga semifinal.
"Kami tidak mau ke Piala Dunia U-20 2021 karena kami tuan rumah. Kami tetap punya misi untuk lolos ke semifinal Piala AFC U-19 2020," kata Bagus Kahfi, penyerang Timnas Indonesia U-19, dinukil dari laman PSSI.
"Akan menjadi momen yang luar biasa Piala Dunia U-20 21 akan berlangsung di Indonesia. Entah siapapun yang bermain, ini adalah pencapaian yang sangat besar," timpal saudara kembar Bagus, Bagas Kaffa, yang merupakan bek Timnas Indonesia U-22.
Pemain Timnas Indonesia U-19 lainnya, Beckham Putra Nugraha, menyambut Piala Dunia U-20 2021 dengan antusias. Ia tidak sabar bermain pada perhelatan itu dengan lambang Garuda di dada.
"Sama seperti mereka berdua, saya akan terus berikan penampilan terbaik. Saat nanti usia saya menginjak umur 20 tahun, semoga bisa tampil di Piala Dunia U-20 2021. Itu nanti akan menjadi hadiah istimewa tersendiri bagi saya," imbuh Beckham.
Pelatih Timnas Indonesia U-19, Fakhri Husaini, berjanji Sutan Zico dkk. akan bermain maksimal di Kualifikasi Piala AFC U-19 2020.
"Kami akan menunjukkan yang terbaik mulai kualifikasi Piala AFC U-19 2020. Perjuangan itu sudah dilakukan dengan cukup baik oleh Sekjen PSSI (Ratu Tisha Destria) di meja perundingan. Selanjutnya, kami ingin anak-anak untuk menunjukkan kepada dunia, bahwa mereka sebenarnya pantas juga dari aspek penampilan Timnas Indonesia U-19," kata Fakhri.
Selasa, 22 Oktober 2019
Pelatih dari Jepang atau Korea Selatan Dinilai Cocok Menangani Timnas Indonesia
Posisi Simon McMenemy sebagai pelatih Timnas Indonesia terancam. Banyak kalangan mendesak juru taktik asal Skotlandia itu mundur setelah timnya menelan empat kekalahan beruntun di Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Asia.
Sinyal pendepakan McMenemy keluar dari mulut Manajer Timnas Indonesia Sumardji. Pria berpangkat Ajun Komisaris Besar Polisi (AKPB) itu mengatakan timnya membutuhkan wajah baru, spesifiknya, untuk posisi pelatih.
Sebagai pengganti McMenemy, Sumardji mengidamkan pelatih dari Asia. Negaranya antara Jepang atau Korea Selatan. Sumardji berkaca kepada dua negara Asia Tenggara, Thailand dan Vietnam. Buat apa memilih pelatih dari Eropa dengan biaya yang mahal, tapi tidak dapat memberikan jaminan trofi.
Thailand saat ini dipimpin oleh Akira Nishino, pelatih Jepang di Piala Dunia 2018. Adapun, Vietnam dinakhodai oleh Park Hang-seo, peracik strategi asal negara langganan Piala Dunia, Korea Selatan.
"Saya beri gambaran, pelatih Timnas Indonesia harus pernah membawa negara sebelumnya ke Piala Dunia. Saya sudah sampaikan ke federasi soal usulan ini," ujar Sumardji.
"Saya ingin pelatih Timnas Indonesia itu harus benar-benar pernah membawa negara yang dilatihnya ke Piala Dunia dengan hasil bagus. Jepang bisa melaju, Korea Selatan bisa melaju. Penduduk kita kan banyak. Kenapa tidak bisa? Itu penting," tutur Sumardji.
Sumardji melihat, pelatih dari Jepang atau Korea Selatan cocok untuk menangani Timnas Indonesia. Dari aspek nilai kontrak pun, akan lebih terjangkau dibandingkan juru racik asal Eropa.
"Kalau saya tidak usah muluk-muluk. Pelatih yang membawa Jepang ke Piala Dunia siapa? Pelatih Korea Selatan siapa? Pelatih dengan harga Rp2-3 miliar hasilnya begitu-gitu saja, apa sih yang didapat? Realistis saja. Untuk apa bayar mahal-mahal. Jangan memaksakan tapi manfaatnya tidak ada," imbuh Sumardji.
"Saya punya mimpi, tapi tergantung PSSI. Saya tak ada kepentingan apapun, sekecil apapun saya tak punya," tutur Sumardji.
Senin, 30 September 2019
Melawan China, Pelatih Timnas Indonesia U-19 Punya Misi Khusus
Pelatih Timnas Indonesia U-19 Fakhri Husaini memiliki misi khusus untuk tim asuhannya dalam laga uji coba melawan China jelang tampil pada Kualifikasi Piala AFC U-19 2020. Ia berharap China bisa memberikan gambaran kekuatan dari Korea Utara yang jadi lawan di fase grup.
Fakhri mengatakan, dari semua lawan Timnas Indonesia U-19 di fase grup, hanya Korea Utara yang belum diketahui kualitas timnya. Faktor itulah yang menjadi alasan utama menggelar laga uji coba melawan China, tim yang kabarnya punya karakteristik bermain mirip dengan Korut.
Timnas Indonesia U-19 tergabung di Grup K pada Kualifikasi Piala AFC U-19 2020. Selain Korea Utara, Timnas Indonesia U-19 akan bersaing dengan Hong Kong dan Timor Leste.
"Saya justru berharap China memiliki permainan yang mirip dengan Korea Utara. Saya berterima kasih PSSI bisa menghadirkan China sebagai lawan uji coba. Kami butuh tim yang bisa mewakili kekuatan Korea Utara," kata Fakhri Husaini kepada wartawan, Jumat (27/9/2019).
"Kalau Hong Kong, kami belum pernah berhadapan dengan mereka. Tapi, dengan Chinese Taipei pernah kami hadapi ketika di U-16 dan Timor Leste juga demikian. Artinya, lawan yang benar-benar kami buta kekuatannya adalah Korea Utara," lanjut Fakhri Husaini.
Laga uji coba melawan China rencananya akan digelar dua kali. Laga tersebut berlangsung pada 17 Oktober di Surabaya dan 20 Oktober di Bali.
Uji coba ini menjadi tahap kedua yang dilakukan Timnas Indonesia U-19 sebagai persiapan menuju Kualifikasi Piala AFC U-19 2020. Sebelumnya, Bagus Kahfi dkk. melakukan dua kali uji coba melawan Iran di Bekasi dan Yogyakarta, dengan hasil sekali menang dan sekali kalah.
Senin, 23 September 2019
Timnas Indonesia U-16 Dipastikan Lolos ke Putaran Final Piala AFC 2020
Timnas Indonesia U-16 memastikan diri lolos ke putaran final Piala AFC 2020 setelah mengakhiri babak kualifikasi di peringkat kedua Grup G. Pasukan Bima Sakti melangkah setelah berstatus satu dari empat runner up terbaik.
Kepastian lolosnya Timnas Indonesia U-16 ke Piala AFC U-16 2020 didapat setelah menahan imbang Tiongkok 0-0 pada partai terakhir Grup G di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Minggu (22/9/2019).
Tambahan satu poin memang gagal mengantar Timnas Indonesia U-16 menjadi kampiun Grup G. Tim berjulukan Garuda Muda ini mengumpulkan sepuluh poin, yang berkurang menjadi tujuh lantaran dipotong kemenangan atas Kepulauan Mariana Utara yang berstatus juru kunci grup.
Garuda Muda punya angka yang sama dengan Tiongkok, namun kalah selisih gol, 12 berbanding 13 gol milik China.
Timnas Indonesia U-16tetap melaju ke Piala AFC U-16 2020 dengan status runner-up terbaik. Sebanyak 11 juara grup dan empat peringkat kedua terbaik akan bertanding di Bahrain pada 16 September - 3 Oktober 2020.
Senin, 16 September 2019
Kualifikasi Piala AFC: Timnas Indonesia U-16 Gebuk Filipina
Timnas Indonesia U-16 pesta gol. Garuda Muda menang 4-0 atas Filipina pada laga pertama Grup G babak Kualifikasi Piala AFC U-16 2020 di Stadion Madya, Jakarta, Senin (16/9/2019) malam WIB.
Tuan rumah membuka keunggulan pada menit 37. Adalah Ahmad Athallah yang mencatatkan namanya di papan skor. Ia sukses menundukkan kiper Emmanuel Martin. Skor 1-0 untuk Timnas Indonesia U-16 bertahan hingga babak pertama usai.
Di babak kedua, Garuda Muda langsung menggempur Filipina begitu peluit dibunyikan. Hasilnya, pada menit 46, Marselino Ferdinan menambah keunggulan tuan rumah lewat tembakan dari luar kotak penalti.
Selang lima menit, kembali Timnas Indonesia U-16 menjebol gawang Filipina. Berawal dari kemelut di kotak penalti, Alfin Lestaluhu berhasil melepas tembakan keras dari sisi kanan yang tak mampu dihentikan kiper lawan. Skor 3-0.
Wahyu Agong Drajat Mulyono menutup pesta gol tuan rumah di menit 77. Skor jadi 4-0 dan kedudukan ini bertahan hingga laga usai.
Dengan hasil ini, Timnas Indonesia U-16 sementara berada di peringkat tiga klasemen dengan tiga poin. Garuda Muda kalah selisih gol dari Tiongkok yang memiliki poin sama di singgasana.
Langganan:
Postingan (Atom)
Liverpool Dibantai Watford, Berikut Deretan Angkanya
Liverpooltidak berdaya di markas Watford, Vicarage Road, pada laga pekan ke-28 Liga Inggris, Sabtu (29/2/2020). Tampil dengan skuat terba...
-
Liverpooltidak berdaya di markas Watford, Vicarage Road, pada laga pekan ke-28 Liga Inggris, Sabtu (29/2/2020). Tampil dengan skuat terba...
-
Tidak banyak yang menyadari bahwa pasangan yang mengalami kudis dapat menularkan penyakitnya ini melalui hubungan seks. Padahal, kudis terma...
-
Cerita Dewasa : Awal nya Untuk bertanya langsung padanya aku tidak berani Takut dia jadi tahu bahwa sebenarnya perbuatannya dengan ibuku...
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2978614/original/001361400_1574814963-20191126IQ_Timnas_Indonesia_U-22_Vs_Thailand_48.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2978600/original/052666800_1574814597-20191126IQ_Timnas_Indonesia_U-22_Vs_Thailand_37.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,540,20,0)/kly-media-production/medias/2738695/original/092078200_1551189257-WhatsApp_Image_2019-02-26_at_19.59.19.jpeg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,540,20,0)/kly-media-production/medias/2923250/original/030266100_1569500906-_R__1095.JPG)