Tampilkan postingan dengan label Manchester United. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Manchester United. Tampilkan semua postingan
Senin, 14 Oktober 2019
Terungkap, MU Keluarkan Rp 5,8 Triliun untuk Gaji Pemain
Fakta terbaru mengungkap keterpurukan Manchester United (MU) musim ini. Laporan keuangan menunjukkan The Red Devils menyetor 332 juta poundsterling (sekitar Rp 5,8 triliun) per tahun untuk membayar gaji pemain, tertinggi sepanjang sejarah Premier League.
Meski begitu, kinerja MU di lapangan sangat buruk. Mereka membukukan performa terburuk dalam 30 tahun terakhir karena baru memiliki sembilan angka dari delapan pertandingan.
Hanya dua angka di atas zona degradasi, mereka hampir pasti kesulitan mencapai target minimal yakni masuk empat besar untuk lolos Liga Champions musim depan.
Daily Mail melaporkan, anggaran gaji MU meningkat 43 persen dalam tiga tahun terakhir. Kiper David de Gea menjadi pemain dengan upah tertinggi yakni 375 ribu pounds per pekan. Menyusul kemudian Paul Pogba dengan 290 ribu pounds per pekan.
MU juga mesti menyetor mayoritas gaji Alexis Sanchez yang tengah dipinjamkan ke Inter Milan. Berdasar kesepakatan, Inter Milan hanya menyetor 4,5 juta dari 21 juta poundsterling upah tahunan Sanchez.
Kinerja buruk di lapangan membuat posisi manajer Ole Gunnar Solskjaer terancam. Dia menjadi manager favorit kedua yang segera dipecat pada musim ini. Solskjaer hanya kalah dari Marco Silva yang juga gagal mengangkat kinerja Everton.
Meski begitu, manajemen mengungkapkan dukungan kepada Solskjaer. Mereka siap memberi sosok asal Norwegia itu waktu untuk memperbaiki performa.
"Kami semua ingin mengembalikan klub ke posisi teratas di sepak bola Inggris. Kami bakal terus melakukan investasi demi mencapai misi tersebut," kata Wakil CEO MU, Ed Woodward, dilansir Telegraph.
Rabu, 09 Oktober 2019
Ini Sosok Paling Tepat Pengganti Solskjaer di Manchester United?
Masa depan Ole Gunnar Solskjaer sebagai manajer Manchester United mulai tidak jelas. Bahkan, ada yang menyebut karier pria asal Norwegia itu tengah berada di ujung tanduk di Old Trafford.
Dari sederet kandidat pengganti, sosok Eddie Howe dinilai paling tepat untuk menjadi manajer baru Manchester United.
Manchester United telah menjalani delapan laga di Premier League 2019/2020 ini. Setan Merah baru meraih dua kemenangan. Enam laga sisanya berakhir dengan imbang dan kekalahan, masing-masing tiga kali terjadi.
Hasilnya, United kini terpuruk di posisi ke-12 klasemen sementara Premier League. Marcus Rashford dan kawan-kawan baru mendapat sembilan poin, hanya unggul dua poin saja dari Everton yang berada di zona degradasi.
Menyusul hasil buruk ini, Manchester United disebut tinggal menunggu waktu untuk memecat Solskjaer. Lantas, jika memecat Solskjaer, siapa yang paling cocok untuk menjadi manajer baru Manchester United?
Mauricio Pochettino disebut sebagai kandidat terkuat untuk menjadi manajer baru Manchester United. Pria asal Argentina sedang berada dalam periode buruk bersama Tottenham. Ada kemungkinan kerja sama kedua kubu bakal berakhir dalam waktu dekat ini.
Tony Cascarino, mantan bintang Premier League, mengatakan bahwa sosok Pochettino bukan pilihan yang tepat untuk United. “Saya tidak yakin dia adalah sosok yang sudah siap menjadi manajer Manchester United," ucapnya dikutip dari talkSPORT.
Sebaliknya, Cascarino menilai sosok Eddie Howe sebagai kandidat yang lebih tepat. Eddie Howe dinilai telah menunjukkan kinerja bagus bersama Bournemouth. Dia punya ciri dan karakter bermain yang khas dan itu menjadi nilai lebihnya.
“Prospek yang paling menarik di Inggris adalah Eddie Howe, dia telah memberikan gaya bermain sepak bola yang hebat di Bournemouth," kata Cascarino.
MU Berburu Manajer Baru Pengganti Solskjaer di Jerman
Manchester United (MU) tampaknya sudah mengambil ancang-ancang untuk mendatangkan manajer baru. Jerman menjadi salah satu tempat para petinggi MU berburu nakhoda anyar.
Seperti diberitakan Sportskeeda, MU tengah mempertimbangkan untuk membidik pelatih RB Leipzig, Julian Nagelsmann. Setan Merah tertarik setelah melihat sepak terjang pelatih berusia 32 tahun tersebut.
Meski tergolong muda untuk ukuran pelatih, Nagelsmann sudah berhasil mencuri perhatian saat menangani Hoffenheim dan kini RB Leipzig.
Dua klub itu dibawanya mentas ke level Eropa. Atas pencapaian itu, Nagelsmann pernah menyabet penghargaan manajer terbaik Bundesliga Jerman, 2017.
Di musim ini,Nagelsmann mampu membawa Leipzig bertengger di peringkat ke-5 Bundesliga Jerman. Mereka juga mentas di Liga Champions musim ini.
MU sendiri disebut tak ingin terburu-buru mendatangkan Nagelsmann. Manajemen ingin melihat dulu kinerja Nagelsmann di sisa musim ini.
Di saat bersamaan, manajemen MU juga ingin memberi kesempatan kepada Ole Gunnar Solskjaer. Lagipula, para pemain MU juga masih mendukung Solskjaer.
Selain dua hal itu, uang pesangon juga menjadi hal yang patut dipertimbangkan manajemen MU jika ingin memecat Solskjaer. MU kabarnya harus membayar 7 juta pound (Rp121 miliar) kepada mantan pemainnya itu.
Solskjaer didatangkan MU sebagai pengganti Jose Mourinho jelang akhir musim lalu. Performa Paul Pogba cs sempat naik di tangannya.
MU pun lalu mengganjar Solskjaer dengan kontrak permanen. Sayangnya, bulan madu Solskjaer dan MU hanya berlangsung singkat.
Senin, 07 Oktober 2019
5 Sindiran Tajam Buat Solskjaer, Ada yang Sebut MU Butuh FBI
Manchester United (MU) musim terus tampil mengecewakan. Klub yang bermarkas di Old Trafford itu hanya mendapatkan dua kemenangan dari lima laga delapan laga di Premier League 2019-2020.
Manajer MU, Ole Gunnar Solskjaer menjadi satu di antara orang yang paling banyak mendapat kritikan lantaran tim asuhannya tampil mengecewakan.
Selebihnya, Manhester United meraih tiga hasil imbang dan tiga kali kekalahan. Terbaru, Setan Merah menelan kekalahan 0-1 dari Newcastle United pada laga pekan kedelapan Premier League, di St James' Park, Minggu (6/10/2019) malam WIB.
Hal tersebut membuat skuat Solskjaer berada di posisi 12 klasemen sementara Premier League dengan 9 poin.
Sebelumnya MU juga dengan susah payah mengalahkan Rochdale di ajang Carabao Cup. Setan Merah harus melalui babak adu penalti untuk mengalahkan tim dari kasta ketiga tersebut.
Rentetan performa tersebut membuat sang manajer, Ole Gunnar Solskjaer mendapatkan banyak kritikan tajam. Kritikan tersebut tak hanya datang dari suporter melainkan dari para pundit dan penulis terkenal.
Berikut Bola.com merangkum dari twitter nyinyiran pedas yang ditujukan untuk Solskjaer setelah MU mendapatkan rentetan hasil buruk.
Sabtu, 05 Oktober 2019
MU Bisa Terpeleset di Markas Newcastle
Charlie Nicholas memprediksi soal pertandingan Newcastle vs Manchester United (MU) di akhir pekan ini. Nicholas menilai bahwa ada peluang yang cukup besar bagi tim tamu untuk terpeleset di markas Newcastle.
MU akan kembali melakoni laga tandang di pertandingan pekan kedelapan EPL musim ini. Mereka akan pergi ke St James Park untuk menantang Newcastle.
MU sendiri saat ini tengah berada dalam tren yang kurang baik. Mereka belum sekalipun meraih kemenangan di partai tandang sejak beberapa bulan yang lalu.
Nicholas menilai bahwa MU berpotensi terpeleset saat bermain di markas Newcastle itu. "Steve Bruce akan menghadapi mantan timnya, dan ini akan menjadi pertandingan yang menarik," beber Nicholas kepada Sky Sports.
Nicholas menilai bahwa United saat ini memang tengah berada dalam fase yang buruk. Namun ia meyakini bahwa Solskjaer bisa mengantarkan MU keluar dari situasi sulit ini.
"Manchester United saat ini duduk di peringkat 10 dengan meraih dua kemenangan dari tujuh pertandingan. Mereka hanya mengumpulkan poin dari laga kandang saja."
"Saat ini ada tekanan kepada tim ini, namun Solskjaer punya rencana jangka panjang dengan pemain muda mereka. Ia butuh waktu untuk mewujudkan visinya tersebut."
Jumat, 13 September 2019
Saatnya MU Bangkit
Manchester United (MU) akan kembali berkompetisi di Liga Inggris setelah libur dua pekan. Seperti diketahui, liga-liga di Eropa diliburkan selama dua pekan karena ada kualifikasi Piala Eropa 2020.
Pada pekan keempat Liga Inggris, MU akan menghadapi Leicester City. Laga tersebut bakal berlangsung di Old Trafford, Sabtu (14/9/2019).
Kembali main di kandang, MU tentu membidik kemenangan. Terlebih, tim besutan Ole Gunnar Solskjaer ini meraih hasil tidak memuaskan pada tiga laga sebelumnya.
Usai menang 4-0 atas Chelsea, MU ditahan imbang Wolverhampton Wanderers 1-1. MU kemudian dipecundangi Crystal Palace 1-2 dan bermain imbang 1-1 melawan Southampton.
Hasil tersebut membuat MU sementera berada di peringkat delapan klasemen sementara dengan 5 poin. Marcus Rashford dan kolega pun masih diragukan bisa bersaing dengan Manchester City dan Liverpool dalam perebutan gelar juara.
Bryan Robson mengatakan laga kontra Leicester menjadi kesempatan bagi MU untuk segera bangkit. "Kami bisa dengan mudah memenangkan tiga laga terakhir, tetapi belum. Kami harus meningkatkannya melawan Leicester dan menunjukkan kinerja yang sangat baik dan mendapatkan hasil yang baik," ucapnya.
"Ini pertandingan yang sulit karena mereka memiliki beberapa pemain bagus, tetapi itulah tantangan bagi kami. Jika kita ingin berada di empat besar, kita harus mengalahkan tim seperti Leicester di rumah," imbuh mantan kapten MU itu.
Rabu, 04 September 2019
Eks Striker MU: Jangan Beri Jesse Lingard Nomor Punggung 7
Mantan striker Manchester United (MU), Louis Saha, berharap Jesse Lingard tidak dipertimbangkan untuk mengenakan kostum nomor 7 di tim berjulukan Setan Merah itu.
Kostum nomor 7 sangat keramat bagi MU. Para pemakainya merupakan pemain legenda klub yang bermarkas di Old Trafford tersebut dan Saha menilai pemain yang mengenakannya tidak sembarangan. Lingard sendiri sekarang mengenakan nomor punggung 14.
"Maksud saya, tanpa mengurangi rasa hormat, Jesse adalah pemain dari akademi dan dia sudah lama di sana, dia mengerti," kata Saha, seperti dilansir Express.
"Tapi, seperti yang saya sebutkan itu bukan hanya sesuatu yang bisa begitu saja Anda klaim," ucapnya.
George Best, Bryan Robson, David Beckham, Eric Cantona, dan Cristiano Ronaldo merupakan pemilik nomor 7 di MU. Tapi, belakangan pemain nomor 7 di skuat MU malah tidak sesuai ekspektasi.
Terakhir, Alexis Sanchez yang diberikan kepercayakan mengenakan kostum nomor 7 MU, malah banyak duduk di bangku cadangan, sebelum akhirnya dipinjamkan ke Inter Milan musim panas tahun ini.
Sebelumnya ada Anthony Martial, Memphis Depay, Angel Di Maria, Antonio Valencia, hingga Michael Owen yang memakai kostum nomor 7 milik MU. Dari nama-nama itu, tidak ada satu pun yang dinilai berhasil.
Bahkan, Martial dan Valencia memutuskan berganti nomor punggung lain, karena menganggap terlalu terbebani nomor keramat tersebut. Melihat fenomena ini, Saha menilai Lingard juga bukan sosok untuk memakai nomor punggung 7 Setan Merah.
Minggu, 01 September 2019
Real Madrid Dapatkan Pemain Incaran MU
Real Madrid diklaim telah berhasil mendapatkan kapten Sporting Lisbon Bruno Fernandes. Kepindahan gelandang yang sempat diincar Manchester United akan rampung sebelum 2 September 2019.
Bocoran kepindahan Fernandes ke Real Madrid didapat dari direktur olahraga Fiorentina Daniele Prade. Menurutnya Real Madrid sudah mencapai kesepakatan dengan Sporting.
Akibat penjualan Fernandes ke Real Madrid, Fiorentina jadi gagal mendapatkan pemain incarannya Raphinha yang kebetulan juga dari Sporting.
"Sporting dapat menyelesaikan aktivitas di bursa transfer karena Burno Fernandes akan pergi ke Real Madrid senilai 70 juta euro," tutur Prade kepada Corriere dello Sport.
Sejak awal pekan ini Real Madrid memang dikabarkan membuka pembicaraan dengan agen Fernandes. Mereka ingin pemain 24 tahun itu pindah ke Santiago Bernabeu sebelum bursa transfer ditutup 2 September 2019.
Fernandes mencuri perhatian banyak klub besar setelah tampil apik musim lalu di Sporting. Eks pemain Udinese itu membuat 32 gol dan 18 assists dalam 53 penampilan.
MU sempat sangat ingin mendatangkan Fernandes. Namun akhirnya mereka mundur karena memprioritaskan membeli bek tengah dan harus mengeluarkan dana 80 juta pound untuk mendatangkan Harry Maguire.
Atmosfer di Inter Milan Bikin Romelu Lukaku Merinding
Romelu Lukaku mengaku takjub saat menjalani debut bersama Inter Milan di serie A pekan lalu. Dia mencetak satu gol saat Inter Milan gasak Lecce 4-0 dan langsung merinding saat melihat suasana di Giuseppe Meazza.
Lukaku resmi berseragam Inter Milan usai dibeli dari Manchester United pada akhir bursa transfer Inggris 8 Agustus lalu. Dia memecahkan rekor transfer klub saat diboyong dengan harga 65 juta euro plus bonus sesuai performa.
"Saya merinding. Saya sudah cukup lama tidak bermain di hadapan suasana yang hangat," kata Lukaku seperti dikutip Football Italia.
"Saya selalu siap dan melakukan persiapan dengan baik. Soal gol di debut, saya tahu itu akan terjadi. Itu momen fantastis karena seluruh keluarga saya ada di stadion," ujarnya.
Lukaku merasa Inter Milan bakal berjaya musim ini. Soalnya, mereka sudah melakukan persiapan dengan sangat baik.
Suasana sepak bola di Italia memang sedikit berbeda dibandingkan Inggris. Fans di Italia biasa membawa bendera klub yang membuat Lukaku takjub.
"Semuanya sangat spesial. Saya sudah lama tidak main di depan penonton yang membawa bendera dan stadion yang penuh. Ini spesial dan saya senang," ucapnya.
Lukaku membayangkan betapa besarnya Inter Milan. Saat bermain, dia merasa seperti pemain-pemain top yang bermain di Inter Milan sebelumnya.
"Ada perasaan sesuatu besar akan datang musim ini, tapi sekarang kami harus terus bekerja keras. Jalan di depan masih panjang."
MU Imbang Lawan Southampton, Solskjaer Bela Paul Pogba
Manajer Manchester United (MU), Ole Gunnar Solskjaer membela Paul Pogba usai hasil imbang 1-1 melawan Southampton, Minggu (1/9/2019). Menurut Solskjaer, Pogba tak layak disalahkan atas hasil mengecewakan itu.
"Saya kira sebagai tim setelah sekitar setengah jam ceroboh dan Pogba adalah bagian dari kami. Dia tidak berbeda dari pemain lainnya," ujar Solskjaer seperti dilansir Sportskeeda.
MU datang ke St Mary's Stadium sebetulnya dengan keinginan menang setelah ditekuk 1-2 oleh Crystal Palace pada pekan lalu. Pertandingan pun berjalan sesuai rencana ketika Daniel James mencetak gol.
Sayangnya, MU gagal mempertahankan keunggulan tipis itu. Gawang MU yang dijaga David de Gea bobol lewat sundulan Jannik Vestergaard.
Hasil imbang 1-1 yang dibawa pulang jelas mengecewakan. Pogba dianggap patut disalahkan atas hal tersebut.
Namun Solskjaer tak sepakat dengan itu. "Kami sebagai tim tidak bermain baik, tetapi dalam 20 menit atau setengah jam, dia (Pogba, red) membuat banyak kesempatan bagi kami," ujar Solskjaer.
Tambahan satu poin ini membuat MU tercecer di peringkat ke-7 klasemen sementara. Setan Merah baru mengemas lima poin.
Lebih lanjut, Solskjaer menilai Pogba telah bekerja keras dalam pertandingan tersebut. Sang pemain, kata Solskjaer, sampai harus cedera ringan demi kepentingan tim.
"Setiap fans berharap segalanya dari dia di setiap pertandingan. Dia harus bertahan, meynerang, dia harus menang duel udara, melewati pemain lain dan mengumpan," ujar Solskjaer.
"Seperti itulah Pogba dan dia akan menghadapinya. Dia mendapat benturan di engkelnya," kata Solskjaer mengakhiri.
Langganan:
Postingan (Atom)
Liverpool Dibantai Watford, Berikut Deretan Angkanya
Liverpooltidak berdaya di markas Watford, Vicarage Road, pada laga pekan ke-28 Liga Inggris, Sabtu (29/2/2020). Tampil dengan skuat terba...
-
Liverpooltidak berdaya di markas Watford, Vicarage Road, pada laga pekan ke-28 Liga Inggris, Sabtu (29/2/2020). Tampil dengan skuat terba...
-
Tidak banyak yang menyadari bahwa pasangan yang mengalami kudis dapat menularkan penyakitnya ini melalui hubungan seks. Padahal, kudis terma...
-
Cerita Dewasa : Awal nya Untuk bertanya langsung padanya aku tidak berani Takut dia jadi tahu bahwa sebenarnya perbuatannya dengan ibuku...
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/735361/original/087193900_1410363465-man-u-aji-140910.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1705325/original/041903000_1504977172-000_NZ3PT.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2934139/original/011329000_1570593498-Julian_Nagelsmann6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2727304/original/099398800_1550037089-20190213-Ekspresi-Kecewa-Solskjaer-Usai-MU-Dikalahkan-PSG1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2781208/original/009159400_1555482247-5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2536992/original/015206000_1544979859-000_1BN51L.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2736990/original/020775600_1551013960-Bruno_Fernandes_-_AFP_Pau_Barrena.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2893340/original/041994500_1566859251-000_1JS3VS.jpg)