Tampilkan postingan dengan label Liverpool. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Liverpool. Tampilkan semua postingan
Minggu, 01 Maret 2020
Liverpool Dibantai Watford, Berikut Deretan Angkanya
Liverpooltidak berdaya di markas Watford, Vicarage Road, pada laga pekan ke-28 Liga Inggris, Sabtu (29/2/2020). Tampil dengan skuat terbaiknya, The Reds takluk 0-3 dari Watford.
Bertindak sebagai tim tamu, Liverpool mampu menguasai jalannya laga. Berdasarkan statistik di situs resmi Premier League, skuat Si Merah menorehkan 70,7 persen penguasaan bola, berbanding 29,3 persen milik Watford.
Meski begitu, serangan yang dibangun Liverpool selalu kandas di lini pertahanan Watford. The Reds hanya mampu memperoleh satu peluang bagus dari tujuh tembakan.
Di sisi lain, The Hornets melepaskan 14 tembakan yang lima di antaranya ke mengarah ke gawang. Sampai laga berakhir, Liverpool menyerah tiga gol tanpa balas dari tim tuan rumah.
Ketiga gol Watford disarangkan Ismaila Sarr pada menit ke-54 dan 60', serta Troy Deeney menit ke-72.
Meski menelan kekalahan, Liverpool masih nyaman berada di puncak klasemen Premier League dengan nilai 79. The Reds unggul 22 poin atas Manchester City di peringkat kedua. Adapun Watford di posisi ke-17 dengan nilai 27.
Sejumlah data dan fakta menarik tersaji selepas laga Watford versus Liverpool. Berikut ini adalah perinciannya.
1 - Watford adalah klub pertama yang mengalahkan Liverpool di Premier League, setelah terakhir kali dilakukan Manchester City pada Januari 2019 (2-1).
18 - Kekalahan itu pun membuat catatan kemenangan Liverpool di Premier League terhenti di angka 18. The Reds juga gagal mempertahankan rekor tak terkalahkan di Liga Inggris (44 laga).
3 - Kalah dengan skor 0-3 adalah margin kekalahan terbesar bagi klub pemuncak klasemen Premier League, setelah terakhir kali November 2015 (Manchester City 1-4 Liverpool).
3 - Kemenangan Watford atas Liverpool adalah yang terbesar diraih klub penghuni zona degradasi atas pemuncak klasemen Liga Inggris, setelah terakhir kali Leicester City mengalahkan Manchester United dengan skor 3-0 pada 23 November 1985.
1 - Liverpool gagal mencetak gol untuk pertama kalinya pada laga Premier League sejak Maret 2019 (0-0 kontra Everton). Hasil itu sekaligus membuat The Reds menyudahi torehan 36 laga terakhir yang selalu mencetak.
Sabtu, 18 Januari 2020
Liverpool Sulit Ulangi Dominasi Manchester United Era Sir Alex Ferguson
Liverpool memang mendominasi Liga Inggris musim ini. Nama mereka pun kini mulai dibandingkan dengan dominasi Manchester United di era Sir Alex Ferguson.
Namun sang pelatih, Jurgen Klopp, tidak yakin dominasi itu bisa terulang.
Saat ini, Liverpool berstatus pemuncak klasemen sementara Premier League. Sadio Mane dkk. unggul 14 poin atas sang rival sekaligus juara bertahan, Manchester City, yang menduduki peringkat kedua.
Perjalanan Liverpool cukup mulus. Si Merah belum menelan kekalahan dan hanya merasakan satu hasil buruk, yakni imbang melawan Manchester United pada Oktober lalu.
Melihat performa sekarang, bukan tidak mungkin kalau Klopp dan pasukannyaa bisa mengulangi dominasi Manchester United di era kepelatihan Sir Alex Ferguson di pentas Premier League.
Pelatih legendaris asal Skotlandia itu mempersembahkan 13 gelar Premier League untuk Manchester United.
Saat ditanya perihal kemungkinan itu, Klopp menjawab dengan nada pesimistis. Baginya, torehan tersebut tidak bisa diulang baik olehnya maupun klub-klub Premier League lain di masa depan.
"Jujur saja, saya tidak yakin level dominasi mereka itu bisa dicapai lagi," jawab Klopp jelang laga melawan Manchester United dalam lanjutan Premier League, seperti yang dikutip dari Goal International.
"Lebih memungkinkan kalau klub akan bersaing untuk hal yang berbeda, karena adanya kekuatan finansial dari banyak tim," lanjutnya.
"Perubahan yang naik turun ini dari skuat yang kami lihat sekarang, artinya dominasi seperti Liverpool dan United yang pernah miliki sebelumnya, tidak memungkinkan terjadi lagi," tambahnya.
Wajar perbandingan era Klopp dengan Ferguson ini muncul. Bagaimanapun juga,Liverpool benar-benar belum tersentuh musim ini.
Di sisi lain, Klopp tidak terpengaruh dengan perbandingan tersebut, bahkan mengaku tidak tertarik. Pasalnya, ia merasakan pengalaman sama sewaktu masih menukangi Borussia Dortmund beberapa tahun lalu.
"Apa pun perbandingan yang dibuat, saya hanya akan berpikir soal apa yang akan terjadi setelah karier saya usai. Itu tidak memengaruhi saya sejauh ini, tak memengaruhi pemain," ucap manajer asal Jerman itu.
Kamis, 16 Januari 2020
Jika Juara Liga Inggris, Fans Minta Liverpool Bangun Patung Klopp
Liverpool - Liverpool punya kans merengkuh gelar juara Premier League musim ini. Hingga pekan ke-22 The Reds berada di puncak klasemen dengan keunggulan 14 poin atas peringkat kedua, Manchester City.
Keunggulan ini masih bisa bertambah mengingat Liverpool masih menyimpan satu pertandingan sisa. Kesuksesan itu tidak terlepas dari peran Manajer Liverpool, Jurgen Klopp.
Ia dianggap berhasil membawa keajaiban ke Anfield. Sejak ditunjuk sebagai manajer pada 2015, Klopp telah mempersembahkan gelar Liga Champions, Piala Super Eropa, dan Piala Dunia Antarklub.
Dengan peluang besar menjuarai liga untuk kali pertama sejak berganti format menjadi Premier League, seorang suporter mengusulkan pembangunan patung guna menghormati Jurgen Klopp.
"Apakah menurut Anda Jurgen Klopp pantas mendapatkan patung di luar Anfield jika kita memenangkan Premier League?" kata pengguna akun twitter @ScouserChrisLFC dikutip Sportbible, Rabu (15/1/2020).
Beberapa penggemar menyampaikan pendapatnya terkait usul tersebut. "Ya dengan patung-patung kecil Rafa, Houllier, Rodgers dan Hodgan semua memandangnya dengan penuh hormat," tulis seorang warganet.
"Seharusnya menjadi satu untuk semua pelatih pemenang UCL," timpal netizen lainnya.
"Sebuah patung, kuil, semua yang bernyanyi dan menari 24/7 didedikasikan untuknya. Apau pun yang dia inginkan," tulis fan Liverpool lainnya.
Rencana pembuatan patung Jurgen Klopp juga didukung Peter Crouch. Mantan striker Liverpool itu mendesak bekas klubnya untuk membangun patung Klopp, jika bisa mempertahankan Liga Champions dan memenangkan Premier League.
"Klopp adalah sosok yang hidup dan menarik ketika Anda lihat di layar dan cara dia membawa Liverpool maju selama empat tahun terakhir sangat luar biasa," kata Crouch.
"Dia jelas mencintai kehidupan di klub, karena dia memperpanjang kontrak hingga 2024," imbuhnya.
"Jika mereka ingin mempertahankan Liga Champions dan memenangkan Premier League, mereka harus membangun patung Klopp, apalagi di tempat pelatihan baru," lanjut Crouch.
Senin, 13 Januari 2020
Takumi Minamino Cocok dengan Skema Permainan Liverpool
Mantan penyerang Timnas Inggris, Alan Shearer, yakin Takumi Minamino akan cocok dengan skema permainan di Liverpool. Apalagi, Minamino bisa tampil di berbagai posisi, khususnya di lini depan.
Pemain asal Jepang tersebut direkrut Liverpool dari RB Salzburg pada Desember 2019. Minamino tak butuh waktu lama untuk menjalani debutnya bersama tim asuhan Jurgen Klopp tersebut.
Dia langsung dimainkan pada pertandingan melawan Everton di Piala FA Cup pada 5 Januari kemarin. Klopp menjadikan Minamino sebagai starter.
Sayangnya, pria berusia 24 tahun tersebut tak bisa mencetak gol meski dimainkan sebagai penyerang tengah. Klopp kemudian menariknya keluar pada menit ke-70 dan digantikan Alex Oxlade-Chamberlain.
Takumi Minamino memiliki tugas berat di Liverpool. Dia harus bisa bersaing dengan Mohamed Salah, Sadio Mane, dan Roberto Firmino untuk menempati pos di sektor depan. Kemudian masih ada juga Divock Origi dan Xherdan Shaqiri.
Ia juga harus beradaptasi dengan lingkungan barunya, yang levelnya jelas jauh di atas liga Austria. Namun demikian, Shearer yakin Minamino bakal bisa bersaing dan beradaptasi dengan baik di Liverpool.
"Dia mencetak gol (di Anfield saat melawan Liverpool), 24 tahun. Ketika Anda melihat harga yang telah mereka bayar untuknya, sedikit di atas 7 juta poundsterling adalah klausul rilisnya," ujar Shearer.
"Dia saya rasa akan menyatu dengan sempurna ke dalam tim ini, (di mana sebenarnya) akan sangat sulit untuk masuk ke dalamnya," lanjutnya.
"Dalam hal di mana bermain, dia bisa tampil di mana saja di sepanjang garis depan Liverpool. Dia sudah punya sembilan gol musim ini jadi peluang yang sangat bagus baginya," seru Shearer.
Sementara itu, Takumi Minamino mengakui ada banyak kemiripan antara Liverpool dengan RB Salzburg. Meski demikian, eks pemain Cerezo Osaka ini merasa harus lebih beradaptasi dengan skuat asuhan Jurgen Klopp tersebut.
"Cara kami menekan secara agresif, cara kami menekan balik, cara kami menggunakan ruang di antara kedua area permainan mirip dengan Salzburg," ucap Minamino.
"Namun sistemnya tidak sama, karena itu saya harus memahami perbedaannya dan mencocokkan diri dengan tim," tandasnya.
Takumi Minamino belum mendapat kans untuk menjalani debutnya bersama Liverpool di Premier League. Dia hanya duduk di bangku cadangan saat The Reds menang 1-0 atas Tottenham Hotspur, Sabtu (11/1/2020).
Minggu, 12 Januari 2020
Liverpool Bungkam Tottenham Hotspur, Roberto Firmino Justru Kecewa Berat
Striker Liverpool Roberto Firmino kecewa berat usai timnya mengalahkan Tottenham Hotspur. Hal terseut dilontarkan langsung oleh manajer Jurgen Klopp.
Roberto Firmino menjadi pahlawan kemenangan Liverpool lewat gol tunggalnya menit 37'. Itu menjadi koleksi gol kesembilannya musm ini.
Kendati demikian, Klopp mengaku bahwa usai pertandingan, Firmino mengatakan tidak puas dengan hasil tersebut. Penyerang asal Brasil itu merasa bisa mencetak lebih banyak gol lagi.
"Saat saya memeluknya, satu hal pertama yang saya dengar dari mulutnya adalah, 'saya tahu saya seharusnya mencetak lebih banyak gol lagi'," kata Klopp usai laga.
"Padahal, saya tidak ingin berkata demikian kepadanya. Tapi mungkin ada benarnya, hanya saja saya tidak tahu kapan dia seharusnya bisa mencetak gol lagi pada laga tadi," kata Klopp lagi.
Kemenangan tersebut membuat Liverpool memecahkan rekor fantastis, yakni tim pertama dan satu-satunya di lima liga top Eropa yang sanggup meraih poin terbanyak setelah 21 pertandingan dalam satu musim.
Total Liverpool mendapat 104 laga dari 38 laga terakhir Liga Inggris. Ini menjadi rekor baru di Liga Inggris. Jumlah poin Liverpool ini melewati rekor Manchester City yang mendapat 102 poin di tahun 2018 dan Chelsea pada 2005.
Skuat Jurgen Klopp juga selalu mencetak gol di 21 laga awal Liga Inggris musim 2019-2020. Virgil van Dijk cs menyamai rekor klub di musim 1933-1934 yang juga selalu membuat gol di 21 laga.
Sabtu, 11 Januari 2020
Mourinho: Hanya Dua Orang Optimistis Spurs Menang Lawan Liverpool
Manajer Tottenham Hotspur, Jose Mourinho memilih merendah jelang laga melawan Liverpool. Menurutnya, hanya ada dua orang yang optimistis bakal menang atas The Reds.
"Kami tahu mereka sangat bagus. Kami dapat bayangkan di ruangan ini, hanya dua orang berpikir kami dapat menang. Mungkin, tetapi kami tetap yakin," ujar Mourinho seperti dilansir Talksport.
Spurs akan meladeni Liverpool dalam lanjutan Liga Inggris, Minggu (12/1/2020) dinihari WIB. Dibanding Spurs, Liverpool lebih diunggulkan untuk menang dalam pertandingan nanti.
Pasalnya, Liverpool belum pernah kalah dalam 20 pertandingan Liga Inggris (19 menang, 1 imbang). Jordan Henderson dkk. pun menjadi kandidat terkuat juara di musim ini.
Perjalanan Liverpool itu berbanding terbalik dengan Spurs. Gejolak di awal musim memaksa Mauricio Pochettino angkat kaki.
Mourinho sebagai pengganti pun belum terlalu mampu menstabilkan performa Harry Kane dkk.Dari lima laga terakhir, Spurs hanya menang sekali.
"Mereka (Liverpool, red) tim terbaik di sini. Saya bisa saja mengatakan lebih dari itu. Tetapi mereka memang tim terbaik," ujar Mourinho.
Situasi semakin sulit bagi Mourinho jelang menghadapi Liverpool. Manajer asal Portugal itu tidak dapat memainkan Kane yang masih dibekap cedera.
Menurutnya, Spurs akan lebih solid jika semua pemain kunci dapat dimainkan. "Kami tentu memilih opsi yang lebih banyak dan mencoba lebih solid, lebih senang, dan percaya diri," katanya mengakhiri.
Selasa, 07 Januari 2020
Takumi Minamino Kepingan Pelengkap Permainan Liverpool
Pemain anyar Liverpool, Takumi Minamino melakukan debutnya di Derby Merseyside. Dia menjadi starter saat Liverpool menang 1-0 atas Everton di Anfield Stadium pada babak ketiga Piala FA.
Dalam laga tersebut, Minamino bermain selama 70 menit, sebelum digantikan oleh gelandang serang Liverpool, Alex Oxlade-Chamberlain. Kendati tidak bermain penuh, Minamino mendapat pujian dari manajer Liverpool, Jurgen Klopp.
Bahkan, Klopp menyebut pemain asal Jepang itu sebagai puzzle pelengkap yang dibutuhkan Liverpool. Minamino tampil sangat ngotot di laga melawan Everton.
"Super, luar biasa. Tepat seperti pemain yang kita butuhkan, persis pemain yang kita inginkan," ucap Klopp, seperti dikutip dari situs resmi klub.
Dalam laga Liverpool vs Everton, Minamino melakukan 22 umpan, 18 di antaranya sampai di kaki rekan timnya. Dia juga berhasil memenangkan dua duel dengan bek Everton.
Lebih lanjut, Klopp mengatakan, Minamino sangat mengerti permainan Liverpool. Selain itu, pria berusia 24 tahun tersebut juga penuh dengan kreativitas.
"Dia menunjukkan pemahaman permainan, keterampilan sepak bola luar biasa, sikap luar biasa, memimpin tim begitu sering dalam situasi berbeda, yang saya sukai," kata manajer berusia 52 tahun itu.
"Minamino juga terlihat tidak kelelahan, tapi kami akan pernah memainkannya dalam banyak permainan, makanya dia saya ganti," ucap Klopp menegaskan.
Bursa Transfer: Tak Juga Perpanjang Kontrak, Liverpool Lepas Giorginio Wijnaldum?
Gelandang Liverpool, Giorginio Wijnaldum dikabarkan bakal meninggalkan Anfield di akhir musim ini. The Reds rumornya siap melepas Wijnaldum jika ada tawaran yang cocok.
Seperti dilansir Metro, rumor bakal hengkangnya Wijnaldum berkembang setelah Liverpool belum juga memperpanjang kontraknya. Padahal, kontrak Wijnaldum bakal berakhir 18 bulan lagi.
Diduga, Liverpool belum memperpanjang kontrak Wijnaldum karena kehadiran Takumi Minamino. Gelandang asal Jepang itu baru saja didatangkan The Reds dari RB Leipzig di bursa transfer Januari.
Wijnaldum bergabung dengan Liverpool dari PSV Eindhoven pada 2016. Ia turut menjadi tulang punggung Liverpool saat memenangkan Liga Champions musim lalu.
Selama empat musim berkostum Liverpool, Wijnaldum telah tampil 166 kali dan mencetak 16 gol. Selain Liga Champions, Wijnaldum juga mempersembahkan trofi Piala Super Eropa dan Piala Dunia Antarklub.
Menurut situs transfermarkt, Wijnaldum memiliki nilai transfer 50 juta euro atau Rp 776 miliar. Namun Liverpool bisa kehilangan Wijnaldum dengan gratis andai kesepakatan baru tidak terjalin.
Sebelumnya, Manajer Liverpool, Jurgen Klopp memuji peran pemain berusia 29 tahun itu di tim. Manajer asal Jerman itu menyebut, Wijnaldum gelandang sempurna.
"Apakah dia gelandang sempurna? Secara kelengkapan skill, 100 persen. Dia punya semua yang Anda butuhkan," kata Klopp seperti dilansir Daily Star.
Liverpool saat ini sedang memimpin klasemen Liga Inggris. Dari 20 pertandingan, The Reds tidak terkalahkan dengan 58 poin.
Senin, 06 Januari 2020
Fans Liverpool Kecam Donald Trump karena Berpotensi Sebabkan Perang Dunia III
Suporter Liverpool ramai-ramai mengecam keras Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Ini tak lepas dari ulah Trump yang disebut-sebut bakal menyebabkan Perang Dunia III karena melakukan serangan yang menyebabkan tewasnya seorang jenderal top Iran, Qasem Soleimani.
Soleimani disebut-sebut dibunuh karena dianggap membahayakan kepentingan dan masyarakat AS. Alhasil, Timur Tengah pun bergolak. Iran dan negara-negara sekutnya menyatakan siap melakukan balas dendam kepada AS yang disebut-sebut bakal melahirkan Perang Dunia III.
Nah, suporter Liverpool khawatir, jika benar terjadi Perang Dunia III, klub kesayangan mereka akan kehilangan kesempatan jadi juara Liga Inggris. Sebab, jika terjadi Perang Dunia III terjadi Liga Inggris pasti dihentikan.
Padahal, saat ini, The Reds sedang bagus-bagusya. Mereka berada di puncak klasemen dengan 58 poin dari 20 pertandingan. Mereka unggul 13 poin dari Leicester City yang berada di posisi kedua.
Jika sampai Perang Dunia III terjadi, mereka khawatir harus menunggu lebih lama lagi menyaksikan klubnya jadi yang terbaik di Tanah Inggris. Liverpool sendiri terakhir jadi juara Liga Inggris pada musim 1989/90 alias 30 tahun lalu!
"Mengecewakan, Trump memulai Perang Dunia III saat Liverpool akan menjuarai Liga Inggris???" tulis seorang fans di Twitter-nya seperti dirilis Express.co.uk.
Fans yang lain men-tweet, "Mengapa saat Liverpool akan juara Perang Dunia III justru akan dimulai??" Ada juga yang menulis, "Liverpool tidak jadi juara Liga Inggris karena Perang Dunia III akan jadi kejadian terburuk sepanjang masa...."
Sabtu, 28 Desember 2019
Peluang Liverpool Raih Trofi Liga Inggris Musim Ini Sulit Dibendung
Manajer Leicester City, Brendan Rodgers, peluang Liverpool merengkuh trofi juara Liga Inggris 2019-2020 semakin terbuka.
Leicester menjamu Liverpool di King Power Stadium pada laga pekan ke-19 Premier League, Kamis (26/12/2019) malam waktu setempat. Meski tampil di hadapan pendukung sendiri, The Foxes kerepotan meladeni permainan skuat Si Merah.
Berdasarkan statistik di situs resmi Premier League, Leicester City hanya mencatatkan 40,9 persen penguasaan bola. Mereka juga melepaskan tiga tembakan, tanpa ada satu pun yang mengarah ke gawang.
Adapun Liverpool menorehkan 59,1 persen ball possession. Anak asuh Jurgen Klopp itu juga memperoleh enam peluang bagus dari 15 kesempatan.
Leicester akhirnya menyerah 0-4 dari Liverpool. Keempat gol The Reds disarangkan Roberto Firmino pada menit ke-31 dan 74', James Milner menit ke-71, dan Tren Alexander-Arnold menit ke-78.
Hasil ini membuat Liverpool memperpanjang catatan tak terkalahkan di Premier League menjadi 35 pertandingan. Dari 35 laga tersebut, The Reds mampu memetik 30 kemenangan dan lima hasil imbang.
Berkat torehan gemilang itu, Liverpool makin kukuh berada di puncak klasemen sementara Premier League dengan nilai 52. Mereka unggul 13 poin atas Leicester City yang menempati posisi kedua.
Dengan performa yang terus menanjak dan unggul jauh dari rival-rivalnya, Liverpool sulit dihentikan dalam merengkuh gelar juara Premier League musim ini. Skuat Si Merah diyakini akan meraih trofi perdana di era Premier League.
"Mereka akan sangat, sangat sulit untuk dihentikan. Tak perlu diragukan lagi. Mereka tim yang fantastis, dengan kepercayaan diri tinggi," ujar Rodgers.
"Mereka saat ini telah menjadi pemenang, dan tidak pernah menelan banyak kekalahan selama periode 18 bulan terakhir. Mereka memiliki pemain yang cukup, pengalaman yang cukup, dan kualitas yang cukup untuk tetap fokus dan menyelesaikan pekerjaan," lanjutnya.
Brendan Rodgers pernah nyaris membawa Liverpool menjuarai Premier League musim 2013-2014. Akan tetapi, The Reds harus puas menempati peringkat kedua klasemen akhir liga dengan nilai 84, tertinggal dua poin dari Manchester City yang keluar sebagai juara.
Rabu, 18 Desember 2019
Dipermak Aston Villa, Liverpool Dibully Warganet
Liverpool gagal melanjutkan kiprahnya di Piala Liga Inggris musim ini. Pasalnya di babak perempat final, The Reds takluk 0-5 dari Aston Villa dinihari WIB tadi.
Liverpool memiliki alasan tersendiri menurunkan skuat muda. Pada saat bersamaan mereka juga berkompetisi di Piala Dunia Antarklub.
The Reds akan menghadapi Monterrey pada Kamis (19/12/2019) dini hari WIB pada babak semifinal. Monterrey merupakan wakil dari zona CONCACAF yang pada babak sebelumnya mengalahkan tim asuhan Xavi Hernandez, Al Sadd.
Alhasil, manajer Liverpool, Jurgen Klopp, menerbangkan seluruh skuat utama ke Qatar. Klopp juga memberikan tugas kepada manajer U-23 Liverpool, Niel Critcley, untuk menemani tim melawan Aston Villa.
Ternyata skuat yang diturunkan Liverpool menjadi yang termuda sepanjang sejarah kompetisi. Rataan umur skuat The Reds pada laga itu 19 tahun, enam bulan, dan tiga hari.
Ini melampaui catatan sebelumnya yang dipegang Plymouth saat bertanding pada Januari 2017. Saat itu rataan usia pemain mereka 21 tahun 296 hari.
Netizen beraksi di media sosial terkait skuat muda Liverpool. Menurut mereka, juara Liga Champions 2018-2019 itu menurunkan anak sekolah untuk melawan pemain profesional. Berikut Bola.com merangkum cuitan terkait Liverpool yang dianggap menurunkan anak sekolahan.
Sabtu, 14 Desember 2019
Liverpool Sikat Waftord 2-0 , Gol Sadio Mane Dianulir
Liverpool memperpanjang rekor tak terkalahkan usai menang 2-0 atas Watford pada pekan ke-17 Liga Inggris di stadion Anfield, Sabtu (14/12/2019). Dua gol Liverpool dicetak Mohamed salah.
Liverpool harusnya bisa unggul lebih besar, tapi gol Sadio Mane digagalkan VAR.
Liverpool melakukan rotasi lagi di pertandingan ini. Waftord langsung membuat gebrakan di awal laga.
Di menit ke-8, Troy Deeney nyaris mencetak gol. Namun dia gagal maksimalkan peluang dari umpan Sarr.
Liverpool mencoba naikkan tempo permainan tapi serangan mereka selalu gagal mengalir. Peluang pertama Liverpool baru didapatkan pada menit ke-23.
Namun sundulan Jordan Henderson melambung ke atas usai menerima umpan dari Sadio Mane.
Liverpool mengubah skor jadi 1-0 di menit ke-38 lewat Mohamed Salah. Dia manfaatkan umpan Sadio Mane lewat serangan balik yang cepat.
Hingga babak pertama berakhir, Liverpool tetap unggul 1-0 atas Watford.
Pada babak dua, Watford lagi-lagi membuka inisiatif serangan. Pada menit ke-48, Sarr mencoba memberi umpan tapi bola tepat di pelukan Alisson.
Pada menit ke-50, Liverpool sebenarnya mencetak gol lewat Sadio Mane. Tapi gol ini dianulir VAR karena tangan Mane dianggap offside, skor pun bertahan 1-0.
Watford menuntut penalti kepada wasit di menit ke-61 tapi tak diberikan. Sarr dianggap menjatuhkan diri saat berduel dengan Van Dijk.
Liverpool berpeluang untuk cetak gol lewat Firmino di menit ke-74. Namun dia kurang berhasil meredam bola umpan Robertson sehingga umpannya terlalu lemah.
Watford kembali membuka peluang di menit ke-81. Tapi tembakan Deulofeu dari tendangan sudut mengenai tiang gawang.
Pada menit ke-90, Mohamed Salah menambah keunggulan Liverpool menjadi 2-0. Pemain pengganti, Divock Origi memberi assist untuk gol keduanya ini.
Hingga pertandingan berakhir, Liverpool tetap unggul 2-0 atas Watford.
Kamis, 05 Desember 2019
Chelsea Siap Pecahkan Rekor Transfer untuk Jadon Sancho
Chelsea meramaikan barisan klub yang tertarik untuk membeli winger muda Jadon Sancho. Bahkan, The Blues sangat serius dan siap memecahkan rekor transfer untuk membeli pemain berusia 19 tahun tersebut.
Jadon Sancho tampil gemilang sejak pindah ke Borussia Dortmund. Dia menjadi bintang Dortmund pada musim 2018/2019. Bahkan, Jadon Sancho sukses menyabet gelar pemain terbaik Bundesliga musim lalu.
Musim lalu, Jadon Sancho mencetak 12 gol dan 14 assist di Bundesliga. Catatan apik ini berlanjut pada musim 2019/2020 ini. Sejauh ini, Jadon Sancho sudah mencetak lima gol dan enam assist di Bundesliga.
Pada usia sangat muda, performa Jadon Sancho terkadang belum konsisten. Tapi, dia punya talenta besar. Jadon Sancho meraih peringkat kedua Kopa Trofi 2019 atau pemain muda terbaik dunia.
Hubungan Jadon Sancho dengan pihak Borussia Dortmund dikabarkan tengah memburuk. Pemain muda Inggris itu kecewa dengan keputusan Lucian Favre saat diganti pada menit pertama di laga melawan Bayern Munchen. Saat itu, Dortmund kalah dengan skor 4-0 atas Bayern.
Meskipun sudah ada upaya rekonsiliasi yang dilakukan pihak klub, hubungan Jadon Sancho dan Lucien Favre diyakini tidak sepenuhnya bagus. Dia tetap menyimpan rasa kecewa dan membuka peluang pindah ke klub lain.
Situasi itulah yang membuat banyak klub tertarik untuk membeli Jadon Sancho. Manchester United dan Liverpool menjadi peminat utama. Akan tetapi, Chelsea belakangan juga berniat untuk membeli Jadon Sancho.
Dikutip dari Goal International, The Blues sangat serius untuk membeli Jadon Sancho. Mereka menyiapkan 100 juta pounds, yang bakal menjadi rekor transfer klub. Saat ini, rekor transfer Chelsea dipegang Kepa Arrizabalaga dengan harga 72 juta pounds.
Direktur Olahraga Borussia Dortmund, Michael Zorc, Jadon Sancho adalah aset penting bagi Borussia Dortmund. Sehingga, klub tidak akan begitu saja melepasnya. Michael Zorc memastikan Jadon Sancho tidak dilepas pada Januari 2020 mendatang.
"Saya tidak memiliki kesan bahwa dia berencana pindah pada Januari 2020 mendatang. Kami juga sudah bicara dengan Jadon Sancho dan agennya," ucap Michael Zorc dikutip dari Sportsmole.
Kabar Jadon Sancho ingin pindah dimulai saat sang pemain diganti pada babak pertama di laga melawan Dortmund. Jadon Sancho disebut kecewa dan marah pada klub. Namun, Michael Zorc memastikan semua sudah kembali baik.
"Kami sudah menyelesaikan semuanya secara internal antara tim dengan pemain. Jadon Sancho adalah pemain utama dan dia bagian dari tim ini," kata Michael Zorc.
Minggu, 10 November 2019
Liverpool vs Manchester City: The Reds Tak Boleh Gegabah
Liverpool akan menjamu Manchester City di Anfield Stadium, Minggu (10/11/2019) dalam lanjutan Liga Inggris. Di laga ini, pemain Liverpool, Roberto Firmino meminta rekan setimnya tidak gegabah.
Kedua tim saat ini bersaing untuk memenangkan Liga Inggris 2019/20. Liverpool berada di posisi ke-31, unggul enam angka dari Manchester City yang berada di posisi keempat.
"Ini pertandingan di mana kami harus berhati-hati, bermain melawan tim besar yang kami kenal sangat baik. Mereka juga mengenal kami dengan baik. Kami harus berhati-hati dan fokus pada permainan untuk tampil baik dan mencoba untuk menang," kata Firmino.
"Melawan Manchester City merupakan pertandingan besar antara dua tim besar yang berjuang untuk menjadi yang teratas. Kami harus berhati-hati agar tidak memberi peluang bagi lawan," ucap pemain asal Brasil itu melanjutkan.
"Tentu saja itu adalah pertandingan yang bernilai enam poin, dan kami harus melakukan yang terbaik: bertahan dengan baik dan memainkan sepak bola yang baik," ujar pemain Liverpool berusia 28 tahun tersebut.
Firmino mengatakan, dukungan suporter di Anfield dapat mempengaruhi kondisi di lapangan dengan menciptakan suasana di tribun yang membuat tim merasa seperti mereka bermain dengan pemain ke-12.
"Kami sudah memiliki pengalaman yang baik di sini melawan City, di Liga Champions dan di Liga Premier juga, tahun lalu," ujarnya.
"Saya berharap para penggemar kami bisa menjadi pemain ekstra dan mereka dapat mendukung kami selama seluruh pertandingan. Di lapangan, kami akan berusaha melakukan yang terbaik dan tentu saja tampil sangat baik dan memenangkan pertandingan."
Selasa, 05 November 2019
Liverpool Tolak Menginap di Hotel Bintang 5 Saat Ikut Piala Dunia Klub 2019 di Qatar
Juara Liga Champions 2019 Liverpool ogah untuk menginap di hotel mewah bintang lima saat melakoni turnamen Piala Dunia Antarklub pada 11-21 Desember 2019 di Doha, Qatar. Alasannya, Liverpool toleransi dengan pekerja di hotel tersebut.
Saat berlaga di ajang tersebut, Liverpool akan menginap di hotel bintang lima, Marsa Malaz Kempinski, di Pearl, Qatar. Namun, The Reds menolak karena hotel tersebut memiliki latar belakang yang kurang bagus.
Dilansir dari Sportbible, Senin (4/11/2019), dalam sebuah investigasi pada Oktober 2018 mengungkapkan pekerja migran yang bekerja di hotel Marsa Malaz Kempinski itu mendapatkan gaji di bawah upah minimum.
Hal tersebut dinggap melanggar undang-undang perburuhan. Selain itu, petugas keamanan di hotel tersebut bekerja cukup lama, yakni selama 12 jam dalam suhu 45 derajat celcius dan hanya dibayar 8 pounds atau setara dengan Rp145 ribu.
The Reds kemudian memberi tahu FIFA serta pihak berwenang Qatar menganai keputusan pindah ke hotel lain. Liverpool tentunya tak ingin tinggal di sebuah hotel yang menimbulkan kekhawatiran.
Permintaan Liverpool tersebut mendapatkan respons baik dari FIFA serta pihak berwenang di Qatar. Kedua pihak tersebut siap memberikan akomodasi alternatif untuk pasukan Jurgen Klopp itu.
Liverpool sebagai juara Liga Champions 2019 berhak tampil di Piala Dunia Antarklub mendatang. The Reds akan menghadapi klub-klub terbaik dari setiap benua.
Tim asuhan Jurgen Klopp itu akan mengawali pertandingan di Piala Dunia Antarklub pada 18 Desember 2019 di Education City Stadium. Liverpool akan menghadapi pemenang antara Monterrey vs Al Sadd/Hienghene Sport.
Jika berhasil mengatasi tim di babak semifinal tersebut, The Reds akan melakoni babak final tiga hari kemudian, yakni pada 21 Desember 2019.
Rabu, 23 Oktober 2019
Demi Putri Tercinta, Salah Rela Berdandan Mirip Karakter Film Disney
Ayah adalah cinta pertama anak perempuannya. Wajar bila seorang ayah termasuk Mohamed Salah rela melakukan apa saja untuk membahagiakan putri tercintanya.
Saat merayakan ulang tahun putrinya, Makka, pemain Liverpool itu melakukan hal unik. Ya, dia bersedia berpakaian seperti karakter Maui dari film Disney, Moana.
Sang putri merupakan penggemar Moana dan bergaya seperti karakter itu pada hari ulang tahunnya, Rabu (16/10/2019). Mohamed Salah tak mau kalah. mengenakan rok dari daun dan karangan bunga Hawaii.
Tak lupa, Salah memposting aksi unik tersebut di media sosial pribadinya. "Saya, Maui, bawahan kamu Moana! Selamat ulang tahun, puteri saya."
Ulang tahun sang putri bisa menjadi motivasi bagi Salah pada pertandingan Premier League akhir pekan ini. Liverpool akan menghadapi Manchester United di Old Trafford.
Mohamed Salah diperkirakan pulih dari cedera pergelangan kaki dan bisa turun pada pertandingan tersebut. Ia mendapat cedera tersebut sebelum jeda internasional.
Putri Mohamed Salah, Makka, bukan sosok yang asing bagi penggemar Liverpool. Aksi lucunya pernah menarik perhatian di Anfield saat penyerahan gelar top skor Premier League 2018-2019, pada 12 Mei.
Makka hadir pada acara tersebut. Dia bahkan dengan lucunya menggiring bola dan mencetak gol di hadapan pendukung The Reds.
Dengan mengenakan jersey Liverpool, Makka terlihat enjoy bermain di lapangan Anfield. Publik Anfield begitu antusias ketika Makka menendang bola dan menggiringnya ke gawang.
Sorak sorai The Kopites pecah ketika Makka sukses membawa bola masuk ke gawang. Setelah kejadian tersebut Makka menjadi sangat populer di kalangan fans Liverpool.
Disadur dari Bola.com (penulis Hanif Sri Yulianto/editor Yus Mei Sawitri, published 17/10/2019)
Sabtu, 05 Oktober 2019
Mau Atasi Leicester, Liverpool Harus Fokus 100 Persen
Sadio Mane meminta Liverpool fokus sejak menit pertama saat menantang Leicester City nanti malam. Ia menilai The Foxes bukan lawan mudah yang ditaklukkan musim ini.
The Reds tampil impresif di Premier League musim ini. Anak asuh Jurgen Klopp tersebut berhasil menyapu bersih kemenangan dari tujuh pertandingan yang sudah dijalani.
Hasil tersebut membuat Liverpool masih nyaman berada di puncak klasemen sementara Premier League dengan nilai 21. Mereka unggul lima poin atas Manchester City yang menempati peringkat kedua.
Tren apik Liverpool tersebut bakal mendapat ujian dari Leicester City. Pasalnya, Leicester tengah dalam performa gemilang.
The Foxes berhasil meraih empat kemenangan dan hanya menelan satu kekalahan dari lima pertandingan terakhir di Premier League. Teranyar, mereka menang 5-0 atas Newcastle United di King Power Stadium pada 29 September 2019.
Hasil tersebut membuat Leicester City kini berada di peringkat ketiga klasemen sementara Premier League dengan nilai 14. Mereka tertinggal tujuh poin dari Liverpool.
Kerap Menyerang, Bek Liverpool Diprediksi Sehebat De Bruyne
Jamie Carragher punya prediksi menarik untuk bek Liverpool Trent Alexander-Arnold. Ia menilai Alexander-Arnold punya potensi untuk menyamai bintang Manchester City, Kevin De Bruyne.
Alexander-Arnold menjadi bintang baru bagi Liverpool. Meski baru berusia 20 tahun ia sudah menjadi andalan di posisi bek kanan.
Menariknya tak hanya lihai bertahan, Alexander-Arnold juga piawai membantu serangan. Musim ini ia telah mencetak satu gol dari 11 laga.
Tak hanya itu musim lalu ia juga mampu membuat 11 assist di Liga Inggris. Torehan itu hanya kalah dari Eden Hazard dan Ryan Fraser.
Itu sebabnya Carragher berharap Liverpool bisa memanfaatkan potensi Alexander-Arnold di lini depan.
"Saya pikir Alexander-Arnold bisa menjadi De Bruyne di masa depan. Anda lihat sendiri dia lebih kreatif ketimbang gelandang Liverpool lainnya," kata Carragher seperti dilansir Manchester Evening News.
"Selain itu penguasaan bolanya juga luar biasa. Walaupun di sisi lain ia bisa jadi titik lemah Liverpool karena terlalu sering menyerang," katanya menambahkan.
"Yang jelas saya melihat dia tidak akan berpindah posisi dalam waktu dekat. Mungkin beberapa tahun mendatang."
Jumat, 04 Oktober 2019
Alexander-Arnold Punya Potensi Jadi De Bruyne Liverpool
Legenda Liverpool, Jamie Carragher, menilai Trent Alexander-Arnold punya potensi besar. Ia bahkan percaya pemain 20 tahun itu bisa seperti Kevin De Bruyne di Manchester City.
Alexander-Arnold sudah mencetak satu gol dan tiga assist musim ini. Pemain yang berposisi sebagai bek sayap itu merupakan salah satu talenta terbaik Liverpool. Ia menjadi pemain kunci bagi pelatih Jurgen Klopp.
“Jika Anda berbicara tentang Kylian Mbappe dan dia memenangkan Piala Dunia, tetapi sebagai bek dan bermain di level ini dan betapa pentingnya Alexander-Arnold bagi tim, dia mungkin adalah pemain paling kreatif dalam tim," kata Carragher di Soccerway.
“Alexander-Arnold memiliki banyak tanggung jawab di usia muda dan dia tidak akan menjadi superstar, dia adalah seorang superstar. Kekuatannya adalah dia bisa menguasai bola dan dia adalah pemain paling kreatif di Liverpool, lihat saja jumlah assist-nya."
Carragher percaya, Alexander-Arnold bisa berkembang menjadi gelandang tengah yang brilian seperti De Bruyne.
“Orang-orang berbicara tentang masa depan dan dapatkah Alexander-Arnold main di lini tengah dan menjadi pemain tipe De Bruyne. Mungkin itu adalah posisi di mana dia bisa bermain di masa depan," Carragher menambahkan.
Kamis, 03 Oktober 2019
Istri Seksi Ungkap Jimat Peter Crouch di Liverpool
Jimat keberuntungan bukan benda baru di dunia sepak bola. Tidak hanya bagi mereka yang bertarung di level kampung, para pemain kelas dunia juga sebagian percaya akan hal ini.
Bentuknya bisa apa saja. Mulai dari kunciran rambut, gelang akar, hingga kalung.
Peter Crouch yang sejak 1998 telah malang melintang di Liga Inggris juga ternyata punya benda keramat seperti itu. Namun bentuknya lebih masa kini dan jauh dari kesan mistis.
Adalah sang istri, Abbey Clancey yang mengungkapnya kepada publik. Dalam sebuah acara talk show seperti dilansir The Sun, Clancey mengaku jimat tersebut sangat ampuh dan telah membantu suaminya untuk mengakhiri paceklik gol saat dia masih memperkuat Liverpool.
"Saya belanja dengan ibuku dan melihat celana-celana keberuntungan ini. Kami pun membelikannya untuk dia," kata Clancey dalam acara Back of the Net show.
"Dia lalu mengenakannya dan terus-menerus mencetak gol," ujar Clancey sembari tertawa.
Peter Crouch memperkuat Liverpool pada tahun 2005-2008. Selama berseragam The Reds, striker jangkung dengan postur 2,01 m itu tampil sebanyak 85 laga dan mencetak 22 gol.
Menurut Clancey 'celana keramat' pemberiannya selalu dibawa Crouch dalam setiap pertandingan. "Pernah suatu saat dia lupa membawanya saat hendak menghadapi Newcastle. Dia (Crouch) membayar sopir taksi 600 pound untuk mengambilnya," katanya.
Langganan:
Postingan (Atom)
Liverpool Dibantai Watford, Berikut Deretan Angkanya
Liverpooltidak berdaya di markas Watford, Vicarage Road, pada laga pekan ke-28 Liga Inggris, Sabtu (29/2/2020). Tampil dengan skuat terba...
-
Liverpooltidak berdaya di markas Watford, Vicarage Road, pada laga pekan ke-28 Liga Inggris, Sabtu (29/2/2020). Tampil dengan skuat terba...
-
Tidak banyak yang menyadari bahwa pasangan yang mengalami kudis dapat menularkan penyakitnya ini melalui hubungan seks. Padahal, kudis terma...
-
Cerita Dewasa : Awal nya Untuk bertanya langsung padanya aku tidak berani Takut dia jadi tahu bahwa sebenarnya perbuatannya dengan ibuku...
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2745649/original/006243000_1551952634-000_1EA9L8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3011462/original/082836200_1578016060-20200103-Liverpool-6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3013297/original/052086000_1578275432-20200106-Aksi_Takumi_Minamino_Saat_Debut_Bersama_Liverpool-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3019202/original/053644100_1578777650-Roberto-Firmino_Sadio-Mane.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3016311/original/047546300_1578477812-Premier_League_-_Tottenham_Hotspur_Vs_Liverpool.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3013299/original/096440900_1578275433-20200106-Aksi_Takumi_Minamino_Saat_Debut_Bersama_Liverpool-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2924709/original/018624800_1569676728-000_1KR0GE.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1604337/original/027578900_1495631356-20170514-Liverpool-AP2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3006305/original/001134600_1577408455-8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2999151/original/057229600_1576630866-20191218-Mainkan-Skuad-Muda_-Liverpool-Dihajar-Aston-Villa-5-0-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2996420/original/029964300_1576331230-000_1N2779.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2898316/original/099663600_1567287836-Liverpool_Vs_Burnley_01.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2821366/original/007930600_1559449206-Liverpool_Vs_Tottenham_Hotspur_final_03.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2913861/original/073147600_1568714799-000_1FN2YY.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2717127/original/052791500_1548885003-000_1CU9ZO.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2924778/original/039548700_1569695652-Sheffield_Vs_Liverpool_02.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2803269/original/041431500_1557678885-Liverpool_Kecewa_04.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2851939/original/073699000_1562930052-Peter_Crouch_-_AFP_Paul_Ellis.jpg)