Tampilkan postingan dengan label Old Trafford. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Old Trafford. Tampilkan semua postingan

Rabu, 09 Oktober 2019

Ini Sosok Paling Tepat Pengganti Solskjaer di Manchester United?


Masa depan Ole Gunnar Solskjaer sebagai manajer Manchester United mulai tidak jelas. Bahkan, ada yang menyebut karier pria asal Norwegia itu tengah berada di ujung tanduk di Old Trafford.

Dari sederet kandidat pengganti, sosok Eddie Howe dinilai paling tepat untuk menjadi manajer baru Manchester United.

Manchester United telah menjalani delapan laga di Premier League 2019/2020 ini. Setan Merah baru meraih dua kemenangan. Enam laga sisanya berakhir dengan imbang dan kekalahan, masing-masing tiga kali terjadi.

Hasilnya, United kini terpuruk di posisi ke-12 klasemen sementara Premier League. Marcus Rashford dan kawan-kawan baru mendapat sembilan poin, hanya unggul dua poin saja dari Everton yang berada di zona degradasi.

Menyusul hasil buruk ini, Manchester United disebut tinggal menunggu waktu untuk memecat Solskjaer. Lantas, jika memecat Solskjaer, siapa yang paling cocok untuk menjadi manajer baru Manchester United?

Mauricio Pochettino disebut sebagai kandidat terkuat untuk menjadi manajer baru Manchester United. Pria asal Argentina sedang berada dalam periode buruk bersama Tottenham. Ada kemungkinan kerja sama kedua kubu bakal berakhir dalam waktu dekat ini.

Tony Cascarino, mantan bintang Premier League, mengatakan bahwa sosok Pochettino bukan pilihan yang tepat untuk United. “Saya tidak yakin dia adalah sosok yang sudah siap menjadi manajer Manchester United," ucapnya dikutip dari talkSPORT.

Sebaliknya, Cascarino menilai sosok Eddie Howe sebagai kandidat yang lebih tepat. Eddie Howe dinilai telah menunjukkan kinerja bagus bersama Bournemouth. Dia punya ciri dan karakter bermain yang khas dan itu menjadi nilai lebihnya.

“Prospek yang paling menarik di Inggris adalah Eddie Howe, dia telah memberikan gaya bermain sepak bola yang hebat di Bournemouth," kata Cascarino.

Senin, 07 Oktober 2019

5 Sindiran Tajam Buat Solskjaer, Ada yang Sebut MU Butuh FBI


Manchester United (MU) musim terus tampil mengecewakan. Klub yang bermarkas di Old Trafford itu hanya mendapatkan dua kemenangan dari lima laga delapan laga di Premier League 2019-2020.

Manajer MU, Ole Gunnar Solskjaer menjadi satu di antara orang yang paling banyak mendapat kritikan lantaran tim asuhannya tampil mengecewakan.

Selebihnya, Manhester United meraih tiga hasil imbang dan tiga kali kekalahan. Terbaru, Setan Merah menelan kekalahan 0-1 dari Newcastle United pada laga pekan kedelapan Premier League, di St James' Park, Minggu (6/10/2019) malam WIB.

Hal tersebut membuat skuat Solskjaer berada di posisi 12 klasemen sementara Premier League dengan 9 poin.

Sebelumnya MU juga dengan susah payah mengalahkan Rochdale di ajang Carabao Cup. Setan Merah harus melalui babak adu penalti untuk mengalahkan tim dari kasta ketiga tersebut.

Rentetan performa tersebut membuat sang manajer, Ole Gunnar Solskjaer mendapatkan banyak kritikan tajam. Kritikan tersebut tak hanya datang dari suporter melainkan dari para pundit dan penulis terkenal.

Berikut Bola.com merangkum dari twitter nyinyiran pedas yang ditujukan untuk Solskjaer setelah MU mendapatkan rentetan hasil buruk.

Minggu, 08 September 2019

Kembali Incar Pemain Gratis, Juventus Bidik David de Gea


Menurut laporan Mirror, Minggu (8/9/2019), Juventus menjadi klub terdepan yang sabar menanti David de Gea berstatus bebas transfer pada akhir musim ini.

Masa depan De Gea di Old Trafford masih belum jelas. Eks penjaga gawang Atletico Madrid itu belum teken perpanjangan kontrak bersama tim Setan Merah.

Manchester United sebelumnya telah mengajukan tawaran perpanjangan kontrak plus kenaikan gaji untuk David de Gea. Tetapi, sang kiper masih menarik-ulur tawaran dari petinggi klub.

Kabarnya, David de Gea bersikukuh untuk meminta kenaikan upah yang tinggi. Sebelumnya, Manchester United membayar David de Gea sekitar Rp4,3 miliar per pekan.

David de Gea meminta klub untuk membayarnya setara dengan Alexis Sanchez yang memiliki bayaran Rp9 miliar per pekan.

Jika Manchester United tak bersedia memenuhi keinginan sang kiper, maka Juventus akan turun tangan untuk memboyong David de Gea secara gratis.

Rencana Juventus untuk mendatangkan David de Gea secara gratis adalah strategi transfer yang sudah diterapkan oleh Bianconeri sebelumnya.

Juventus merekrut dua pemain secara gratis pada bursa transfer musim panas ini. Pemain itu ialah Aaron Ramsey dan Adrien Rabiot. Sama halnya dengan David de Gea, Rabiot menolak memperpanjang kontraknya di Paris Saint-Germain dan akhirnya berlabuh ke Turin.

Sayang, keduanya belum tampil maksimal untuk klub. Pelatih Maurizio Sarri belum memberikan kesempatan tampil untuk Aaron Ramsey. Sedangkan Rabiot, baru mencicipi satu kali tampil dari dua pertandingan yang dilakoni Juventus di Serie A 2019-2020.

Liverpool Dibantai Watford, Berikut Deretan Angkanya

Liverpooltidak berdaya di markas Watford, Vicarage Road, pada laga pekan ke-28 Liga Inggris, Sabtu (29/2/2020). Tampil dengan skuat terba...