Tampilkan postingan dengan label Liga Inggris. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Liga Inggris. Tampilkan semua postingan
Minggu, 10 November 2019
Liverpool vs Manchester City: The Reds Tak Boleh Gegabah
Liverpool akan menjamu Manchester City di Anfield Stadium, Minggu (10/11/2019) dalam lanjutan Liga Inggris. Di laga ini, pemain Liverpool, Roberto Firmino meminta rekan setimnya tidak gegabah.
Kedua tim saat ini bersaing untuk memenangkan Liga Inggris 2019/20. Liverpool berada di posisi ke-31, unggul enam angka dari Manchester City yang berada di posisi keempat.
"Ini pertandingan di mana kami harus berhati-hati, bermain melawan tim besar yang kami kenal sangat baik. Mereka juga mengenal kami dengan baik. Kami harus berhati-hati dan fokus pada permainan untuk tampil baik dan mencoba untuk menang," kata Firmino.
"Melawan Manchester City merupakan pertandingan besar antara dua tim besar yang berjuang untuk menjadi yang teratas. Kami harus berhati-hati agar tidak memberi peluang bagi lawan," ucap pemain asal Brasil itu melanjutkan.
"Tentu saja itu adalah pertandingan yang bernilai enam poin, dan kami harus melakukan yang terbaik: bertahan dengan baik dan memainkan sepak bola yang baik," ujar pemain Liverpool berusia 28 tahun tersebut.
Firmino mengatakan, dukungan suporter di Anfield dapat mempengaruhi kondisi di lapangan dengan menciptakan suasana di tribun yang membuat tim merasa seperti mereka bermain dengan pemain ke-12.
"Kami sudah memiliki pengalaman yang baik di sini melawan City, di Liga Champions dan di Liga Premier juga, tahun lalu," ujarnya.
"Saya berharap para penggemar kami bisa menjadi pemain ekstra dan mereka dapat mendukung kami selama seluruh pertandingan. Di lapangan, kami akan berusaha melakukan yang terbaik dan tentu saja tampil sangat baik dan memenangkan pertandingan."
Minggu, 03 November 2019
Manajer Chelsea Cemas dengan Teknologi VAR
Manajer Chelsea Frank Lampard menilai VAR berbahaya untuk keberlangsungan Liga Inggris. Ia menilai harus ada modifikasi tertentu terhadap penggunaan teknologi canggih dalam sepak bola itu.
Operator Liga Inggris pada awal kompetisi menyebutka VAR hanya akan digunakan jika wasit membuat keputusan yang sangat keliru. Akan tetapi, banyak insiden yang kemudian harus ditentukan oleh VAR.
Lampard menyayangkan hal tersebut. Menurutnya, tidak perlu ada tayangan ulang di layar besar saat pengecekan insiden tertentu.
"Ini tidak bagus," ujar mantan pemain West Ham United dan Chelsea itu.
"Tiap kali ada keputusan yang memakan waktu, berarti mereka ragu. Kenapa tidak sekalian saja wasit melihat ke layar di samping lapangan?" sambungnya.
Tayangan ulang pada layar besar membuat semua orang di stadion, terutama suporter bisa melihatnya. Lampard merasa hal tersebut tidak bagus buat wasit karena pasti ada tekanan.
"Nantinya suporter banyak yang tahu, lalu mereka mulai berteriak. Hal seperti itu bisa mempengaruhi wasit karena tertekan dengan situasi tersebut," ucap mantan kapten Chelsea ini.
Chelsea menang 2-1 atas Watford pada pekan ke-11 Premier League. Kini, The Blues duduk di posisi ketiga dan siap bertarung untuk posisi puncak.
Kemenangan tersebut merupakan yang kelima yang diraih secara beruntun. Tammy Abaraham menjadi top skorer klub sejauh ini.
Rabu, 25 September 2019
Tottenham Ditekuk Tim Gurem, Pochettino: Inilah Indahnya Sepak Bola
Tottenham Hotspur secara mengejutkan tersingkir dari ajang Piala Liga musim ini. Langkah Spurs terhenti di babak ketiga setelah dipermalukan tim tim League Two, Colchester, Selasa (25/9/2019). Bermain imbang 0-0 sepanjang babak normal, Spurs kalah adu penalti 3-4.
Di babak tos-tosan, dua penendang Tottenham, Christian Eriksen dan Lucas Moura, gagal menuntaskan misinya. Tendangan Eriksen mampu dipatahkan, sedangkan Moura hanya membentur mistar gawang. Kemenangan Colchester akhirnya ditentukan lewat Tom Lapslie. Gol yang dilesakkannya disambut serbuan fans Colchester ke tengah lapangan.
Pelatih Spurs, Mauricio Pochettino, nyaris tidak percaya dengan kekalahan timnya. Apalagi ini merupakan kali pertama di ajang domestik, timnya dikalahkan tim dari level lebih rendah.
"Colchester tampil fantastis, ini pertandingan sulit. Kami sangat kecewa, kami tidak bisa mencetak gol selama 90 menit," kata Pochettino. "Itulah indahnya kompetisi, apapun selalu bisa terjadi. Kami ingin melangkah lebih jauh, tapi kami tersingkir," beber Pochettino.
Setelah finis di urutan kedua pada Liga Champions 2019/2020, Spurs sebenarnya ingin melangkah lebih mantap pada musim ini. Hanya saja, sampai saat ini penampilan Tottenham masih belum konsisten. Di ajang liga, Spurs telah menelan dua kekalahan. Dengan koleksi 8 poin dari enam pertandingan, Spurs masih berada di urutan ketujuh pada papan klasemen.
Setelah lima musim menangani Spurs, Pochettino sebenarnya belum membawa timnya juara. Meski demikian, pelatih asal Argentina itu belum berniat meninggalkan Spurs.
Hanya saja, musim ini konsentrasi Pochettino sempat terganggu beberapa rumor bursa transfer yang menyeret sejumlah pemain bintangnya, seperti Ericksen dan Harry Kane.
Meski kedua pemain tidak terbukti pergi, suasana di tim Spurs saat ini menjadi kurang padu. Setidaknya dua kali Spurs gagal mempertahankan keunggulannya seperti saat bertemu Arsenal dan Olympiakos. Dalam duel ini, Spurs sempat unggul 2 gol tapi gagal mempertahankannya hingga akhir laga dan harus rela bermain dengan skor imbang 2-2.
Pochettino sendiri kembali bereksperimen dengan melakukan 10 perubahan pada komposisi pemainnya ketika bertemu Colchester. Salah satunya dengan memberi kesempatan debut kepada pemain berusia 17 tahun, Troy Parrot dan Japhet Tanganga yang berusia 20 tahun.
Sementara Eric Dier juga untuk kali pertama tampil pada musim ini mendampingi Dele Alli.
Sayang, percobaan Pochettino tidak sesuai harapan. Para pemainnya kesulitan menembus pertahanan Colchester dan harus menyerah di babak adu penalti. Selanjutnya, dari divisi keempat Liga Inggris itu akan berhadapan dengan Crystal Palace pada laga selanjutnya.
Minggu, 01 September 2019
Atmosfer di Inter Milan Bikin Romelu Lukaku Merinding
Romelu Lukaku mengaku takjub saat menjalani debut bersama Inter Milan di serie A pekan lalu. Dia mencetak satu gol saat Inter Milan gasak Lecce 4-0 dan langsung merinding saat melihat suasana di Giuseppe Meazza.
Lukaku resmi berseragam Inter Milan usai dibeli dari Manchester United pada akhir bursa transfer Inggris 8 Agustus lalu. Dia memecahkan rekor transfer klub saat diboyong dengan harga 65 juta euro plus bonus sesuai performa.
"Saya merinding. Saya sudah cukup lama tidak bermain di hadapan suasana yang hangat," kata Lukaku seperti dikutip Football Italia.
"Saya selalu siap dan melakukan persiapan dengan baik. Soal gol di debut, saya tahu itu akan terjadi. Itu momen fantastis karena seluruh keluarga saya ada di stadion," ujarnya.
Lukaku merasa Inter Milan bakal berjaya musim ini. Soalnya, mereka sudah melakukan persiapan dengan sangat baik.
Suasana sepak bola di Italia memang sedikit berbeda dibandingkan Inggris. Fans di Italia biasa membawa bendera klub yang membuat Lukaku takjub.
"Semuanya sangat spesial. Saya sudah lama tidak main di depan penonton yang membawa bendera dan stadion yang penuh. Ini spesial dan saya senang," ucapnya.
Lukaku membayangkan betapa besarnya Inter Milan. Saat bermain, dia merasa seperti pemain-pemain top yang bermain di Inter Milan sebelumnya.
"Ada perasaan sesuatu besar akan datang musim ini, tapi sekarang kami harus terus bekerja keras. Jalan di depan masih panjang."
Langganan:
Postingan (Atom)
Liverpool Dibantai Watford, Berikut Deretan Angkanya
Liverpooltidak berdaya di markas Watford, Vicarage Road, pada laga pekan ke-28 Liga Inggris, Sabtu (29/2/2020). Tampil dengan skuat terba...
-
Liverpooltidak berdaya di markas Watford, Vicarage Road, pada laga pekan ke-28 Liga Inggris, Sabtu (29/2/2020). Tampil dengan skuat terba...
-
Tidak banyak yang menyadari bahwa pasangan yang mengalami kudis dapat menularkan penyakitnya ini melalui hubungan seks. Padahal, kudis terma...
-
Cerita Dewasa : Awal nya Untuk bertanya langsung padanya aku tidak berani Takut dia jadi tahu bahwa sebenarnya perbuatannya dengan ibuku...
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2898316/original/099663600_1567287836-Liverpool_Vs_Burnley_01.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2948047/original/067499500_1571883507-20191024-Kegembiraan-Frank-Lampard-Antar-Chelsea-Menang-Atas-Ajax-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2921457/original/045329000_1569393677-000_1KL75R.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2893340/original/041994500_1566859251-000_1JS3VS.jpg)