Tampilkan postingan dengan label PERSIB. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PERSIB. Tampilkan semua postingan

Kamis, 14 November 2019

Persib Bandung Jadi yang Terbaik di Lima Pekan Terakhir Shopee Liga 1 2019


Persib Bandung sukses menghajar Arema FC 3-0 dalam lanjutan Shopee Liga 1 2019 di Stadion Si Jalak Harupat, Selasa (12/11/2019). Gol Persib masing-masing dicetak Kim Kurniawan (6'), Omid Nazari (36'), Frets Butuan (39').

"Saya sangat senang dengan penampilan pemain. Selamat untuk suporter yang datang hari ini. Ini kemenangan yang penting karena Arema tim tangguh," kata pelatih Persib, Robert Rene Alberts seperti dilansir situs resmi klub.

"Meskipun tanpa lima pemain inti, kami masih punya kedalaman. Tim juga sudah semakin mengerti bagaimana mereka harus bermain," kata Robert menambahkan.

Kemenangan itu mendongkrak Persib Bandung ke peringkat enam klasemen sementara Shopee Liga 1 2019 dengan 40 poin. Tak hanya itu, Persib pun menjadi tim dengan performa terbaik dalam lima pekan terakhir.

Ya, Maung Bandung mengemas empat kemenangan dan sekali imbang. Selain melawan Arema, Persib juga menang atas PSIS Semarang (2-1), Kalteng Putra (2-0), dan Persija Jakarta (2-0).

Sementara itu, satu hasil imbang diraih saat Persib meladeni Bhayangkara FC di matchday ke -23 Shopee Liga 1 2019. Bermain di Patriot, Persib Bandung bermain tanpa gol dengan tim tuan rumah.

Di bawah Persib, ada Barito Putera dan Persipura yang juga tampil cemerlang di lima pekan terakhir Shopee Liga 1. Kedua klub sama-sama memetik 3 kemenangan, 1 imbang, dan 1 kalah.

Namun demikian, secara peringkat Barito dan Persipura terpaut cukup jauh. Persipura menempati posisi runner up, sementara Barito nangkring di peringkat ke-13.

Sementara itu, Bali United yang memuncaki klasemen menempati peringkat ketiga. Skuat asuhan Stefano Teco mengantongi tiga hasil imbang dan dua kemenangan dalam lima pekan terakhir.

Sabtu, 07 September 2019

Setiap Hari, Bandung Ekspor 1 Ton Sayuran ke Singapura


Produk sayuran dari Kabupaten Bandung dan Bandung Barat, Jawa Barat rupanya telah jadi andalan pasokan ke Singapura. Ini ditandai dengan dua ekspotir yakni PT PAP dan IEA Corporation, yang hampir setiap hari mengirimkan rata-rata 1 ton berbagai jenis sayuran ke Negeri Singa melalui Bandar Udara Soekarno-Hatta.

Kepala Badan Karantina Pertanian (Barantan) Kementerian Pertanian Ali Jamil mengatakan, pasar produk pertanian khususnya hortikultura berupa sayuran dan buah-buahan terbuka luas di Singapura.

"Jenis yang kerap dikirim adalah selada air, jamur, buncis, lobak, bit, labu siam, waluh lokal, dan kentang.Tidak hanya sayuran asal Provinsi Jawa Barat, tapi juga asal Kepulauan Riau Jawa Tengah, Sumatera Utara, dan lainnya," ungkap dia lewat sebuah keterangan tertulis, Sabtu (7/9/2019).

Guna menjaga agar barang kiriman tetap segar hingga ke negeri tujuan, ia menyatakan, pihaknya memberikan perlakuan khusus untuk produk pertanian yang mudah rusak atau perishable.

"Pemeriksaan di gudang pemilik dan pengawasan oleh petugas karantina di kargo kita siapkan. Ini untuk pastikan sayuran ini sehat dan segar sehingga memiliki daya saing," ujar dia.

Jamil juga menambahkan bahwa pengiriman produk hortikultura ini dapat melalui dua metoda pengiriman, yakni melalui Bandar Udara Soekarna-Hatta atau lewat Pelabuhan Laut Tanjung Priok.

"Penggunaan dua metode pengiriman barang tersebut disesuaikan dengan tingkat ketahanan masing-masing komoditas yang diekspor," katanya.

Dia mengungkapkan, ekspor sayuran ini semakin membuktikan bahwa pemerintah berkomitmen meningkatkan produksi dan kualitas komoditas sayuran. Tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan dalam negeri, namun sanggup mengisi pasar luar negeri.

"Ekspor ini kita jaga, kita tingkatkan 3K-nya, kualitas, kuantitas dan kontuinitasnya. Ini membuktikan produk pertanian Indonesia makin diakui dan diterima di luar negeri," tegas dia.

Adapun pada Jumat (6/9/2019) kemarin, Barantan juga melepas ekspor beberapa produk pertanian lainnya yakni buah mangga sebanyak 1,6 ton tujuan Singapura dan Oman, berbagai bibit tanaman hias sebanyak 141,3 ribu batang ke Belanda.

Juga komoditas asal hewan berupa Sarang Burung Walet (SBW) sebanyak 51,5 kg, telur Hatching Eggs (HE ) sejumlah 60,5 ribu butir, serta ular jali sebanyak 1.000 ekor. Total nilai ekspor produk pertanian kali ini mencapai Rp 2,2 miliar.

Liverpool Dibantai Watford, Berikut Deretan Angkanya

Liverpooltidak berdaya di markas Watford, Vicarage Road, pada laga pekan ke-28 Liga Inggris, Sabtu (29/2/2020). Tampil dengan skuat terba...