Kamis, 03 Oktober 2019
Istri Seksi Ungkap Jimat Peter Crouch di Liverpool
Jimat keberuntungan bukan benda baru di dunia sepak bola. Tidak hanya bagi mereka yang bertarung di level kampung, para pemain kelas dunia juga sebagian percaya akan hal ini.
Bentuknya bisa apa saja. Mulai dari kunciran rambut, gelang akar, hingga kalung.
Peter Crouch yang sejak 1998 telah malang melintang di Liga Inggris juga ternyata punya benda keramat seperti itu. Namun bentuknya lebih masa kini dan jauh dari kesan mistis.
Adalah sang istri, Abbey Clancey yang mengungkapnya kepada publik. Dalam sebuah acara talk show seperti dilansir The Sun, Clancey mengaku jimat tersebut sangat ampuh dan telah membantu suaminya untuk mengakhiri paceklik gol saat dia masih memperkuat Liverpool.
"Saya belanja dengan ibuku dan melihat celana-celana keberuntungan ini. Kami pun membelikannya untuk dia," kata Clancey dalam acara Back of the Net show.
"Dia lalu mengenakannya dan terus-menerus mencetak gol," ujar Clancey sembari tertawa.
Peter Crouch memperkuat Liverpool pada tahun 2005-2008. Selama berseragam The Reds, striker jangkung dengan postur 2,01 m itu tampil sebanyak 85 laga dan mencetak 22 gol.
Menurut Clancey 'celana keramat' pemberiannya selalu dibawa Crouch dalam setiap pertandingan. "Pernah suatu saat dia lupa membawanya saat hendak menghadapi Newcastle. Dia (Crouch) membayar sopir taksi 600 pound untuk mengambilnya," katanya.
Alasan Jurgen Klopp Tak Akan Tinggalkan Liverpool dalam Waktu Dekat
Manajer Liverpool, Jurgen Klopp menjadi bahan pembicaraan selama sepekan ke belakang. Ini terkait masa depannya di The Reds. Manajer asal Jerman itu dsebut-sebut bisa meninggalkan The Reds dalam waktu dekat.
Klopp masih terikat kontrak dengan Liverpool sampai 20 Juni 2022. Namun, bukan tidak mungkin Klopp akan angkat kaki dari Anfield sebelum kontraknya berakhir.
Klopp saat ini dikabarkan masuk Incaran Federasi Sepak Bola Jerman (DFB). Mereka ingin menjadikan Klopp sebagai suksesor Joachim Loew sebagai pelatih Die Manschaft.
Kondisi ini diklaim membuat manajemen Liverpool merasa khawatir. Mereka khawatir kehilangan Klopp apabila Loew dipecat jika Jerman gagal lolos ke Euro 2020 atau gagal berprestasi di turnamen tersebut.
Namun, penggemar Liverpool sejatinya tidak perlu khawatir. Klopp sepertinya tidak akan meninggalkan The Reds dalam waktu dekat.
Berikut ini tiga alasan Jurgen Klopp tidak akan pergi dari Liverpool dalam waktu dekat seperti dilansir Rousingthekop.
Manajer berusia 52 tahun itu terikat kontrak dengan Liverpool hingga 2022, dengan pembicaraan mengenai perpanjangan kontraknya saat ini sedang berlangsung.
Tiga tahun adalah waktu yang lama dalam sepakbola dan apa pun bisa terjadi. Fenway Sports Group sudah berusaha keras untuk mempertahankan talenta terbaik Liverpool dan itu pasti akan terus berlanjut dengan mempertahankan sang manajer.
Liverpool dan Klopp saat ini memiliki salah satu tim terbaik dalam sepak bola. Setelah menghabiskan waktu yang cukup lama untuk menyusun tim yang sempurna ini, mengapa Klopp harus pergi sekarang?
Manajer Liverpool itu sudah bekerja setiap hari dengan para pemain terbaik yang mampu memenangkan setiap kompetisi yang mereka ikuti. Dia sangat bodoh jika meninggalkan mereka sekarang dan Klopp jelas bukan orang bodoh.
Meski berhasil memenangkan Liga Champions, pekerjaan Klopp di Liverpool belum selesai. Setelah menyusun tim terbaik di Eropa, Klopp baru saja menuai hasilnya.
Setelah puasa gelar selama tujuh tahun, The Reds sekarang bisa bersaing di Premier League dan hampir memenangkan gelar liga pada musim lalu. Sampai mengangkat trofi Premier League, pekerjaan Klopp di Liverpool belum lengkap dan ia pasti sudah mengetahuinya.
Rabu, 02 Oktober 2019
Pepe Kehilangan Kepercayaan Diri di Arsenal
Arsenal, Nicolas Pepe, mengaku kehilangan kepercayaan dirinya setelah awal musim yang buruk bersama The Gunners.
Berstatus sebagai pemain termahal Arsenal musim ini, penampilan dari Nicolas Pepe masih jauh dari kata memuaskan. Pada pertandingan melawan Manchester United, akhir pekan lalu, Pepe juga bermain buruk.
Total, sejak merapat ke Arsenal di musim panas, Pepe telah tampil dalam delapan pertandingan di semua kompetisi dan menyumbangkan satu gol serta dua assist.
"Yang benar adalah bahwa beberapa minggu pertama saya di Liga Premier tidak mudah. Saya pikir saya belum tampil cukup baik untuk Arsenal. Dalam hal statistik atau dampak saya pada permainan, pasti itu tidak sama dengan di Lille musim lalu," kata Pepe di Soccerway.
Juventus Bidik Pemain Gratisan Tottenham
Juventus berusaha merayu dua pemain Tottenham Hotspur, yaitu Toby Alderweireld dan Christian Eriksen untuk pindah ke Turin musim panas 2020. Dua pemain tersebut bisa didapat dengan gratis.
Kontrak Alderweireld dan Eriksen akan berakhir pada Juni 2020. Namun, manajemen dan pemain tampak sepakat untuk tidak melanjutkan kerja sama.
Jika kondisi tersebut bertahan hingga akhir tahun 2019, Alderweireld dan Eriksen bisa memulai negosiasi dengan klub lain pada Januari 2020. Artinya, Tottenham harus bersiap kehilangan dua pemain tersebut tanpa mendapat sepeser pun uang.
Sebelumnya, Alderweireld menjadi incaran Manchester United. Namun, klub tersebut sudah mendatangkan Harry Maguire.
Kondisi itu memperbesar peluang Juventus untuk mengamankan jasa Alderweireld. Juventus membutuhkan bek baru untuk menggantikan Giorgio Chiellini yang mengalami cedera parah dan diprediksi akan sulit kembali ke performa terbaiknya.
Selain itu, Juventus berencana memberi tandem yang klop untuk Matthijs de Ligt. Alderweireld dan de Ligt memiliki akar karier yang sama karena merupakan jebolan akademi Ajax.
Andriy Shevchenko Menuju Kursi Pelatih AC Milan
Posisi Marco Giampaolo di kursi pelatih AC Milan terancam. Pelatih berusia 52 tahun itu terancam dipecat menyusul hasil buruk Rossoneri di awal musim Liga Italia Serie A.
AC Milan dipermalukan Fiorentina 1-3 di Stadion San Siro, Senin (30/9/2019) dini hari WIB. Ini merupakan kekalahan keempat AC Milan dari enam laga yang sudah dijalani.
Sebelumnya, AC Milan kalah 0-1 dari Udinese, dipermalukan Inter Milan 0-2, dan menyerah 1-2 dari Torino. Hasil ini membuat AC Milan terjerembab ke peringkat 16 klasemen dengan 6 poin. AC Milan tertinggal 12 poin dari rival sekota, Inter, yang berada di puncak klasemen.
Tuttomercatoweb mengklaim AC Milan telah menghubungi Andriy Shevchenko. Menurut laporan terbaru dari TMW seperti dikutip dari Football Italia, Senin (30/9/2019), AC Milan sudah memulai pembicaraan dengan pelatih Timnas Ukraina tersebut.
Meski demikian, AC Milan masih memberikan Giampaolo satu pertandingan lagi untuk menyelamatkan pekerjaannya. Jika Suso dan kolega kembali kalah, bukan tidak mungkin mantan pelatih Sampdoria itu ditendang dari San Siro.
Andriy Shevchenko bukan orang asing bagi AC Milan. Ia pernah memperkuat klub Italia tersebut dalam dua kesempatan, yakni 1999-2006 dan saat dipinjamkan dari Chelsea pada 2008-2009.
Dengan AC Milan, Shevchenko yang diboyong dari Dynamo Kyiv semakin bersinar. Ia masing-masing meraih satu Scudetto Liga Italia Serie A, Coppa Italia, Supercoppa Italiana, Liga Champions, dan Piala Super Eropa.
Berkat prestasinya itu, Shevchenko pernah memenangkan Ballon d'Or pada 2004. Selain itu, ia juga pernah menjadi top scorer Liga Champions 1998-99 dan 2005-06.
Shevchenko pun dinobatkan sebagai salah satu legenda AC Milan.
Real Madrid Dukung Rencana Zidane Belanja Besar Pemain
Manajemen Real Madrid diberitakan mulai menyiapkan dana dalam jumlah besar untuk belanja sang pelatih Zinedine Zidane di bulan Januari nanti.
Pada musim panas ini, Zidane mendapatkan kepercayaan besar dari manajemen Real Madrid. Ia menghabiskan dana sebesar 300 juta Euro untuk belanja lima pemain.
Sempat kurang konsisten di awal musim, perlahan tapi pasti performa Real Madrid membaik. Mereka bahkan saat ini masih memuncaki klasemen sementara La Liga musim ini.
Dilansir Don Balon, manajemen Real Madrid sangat puas dengan performa Zidane. Untuk itu mereka akan mendukung rencana transfer sang pelatih di musim panas nanti dengan menyediakan dana transfer yang besar.
Menurut laporan tersebut, manajemen Real Madrid sudah menyiapkan dana yang besar bagi Zidane belanja.
Tidak tanggung-tanggung mereka menyiapkan dana sebesar 180 juta Euro bagi Zidane belanja di bulan Januari nanti.
Alasan mengapa Zidane diberi dana sebesar itu karena mereka tahu cukup sulit untuk mendapatkan pemain berkualitas di bulan Januari, sehingga mereka menyediakan uang lebih untuk sang pelatih berbelanja.
Menurut rumor yang beredar, Zidane akan memfokuskan seluruh dana itu untuk membeli seorang gelandang baru.
Ia memang tengah fokus mencari pengganti Luka Modric. Maklum sang gelandang kini usianya sudah menua dan performanya mulai menurun.
Target utama Zidane dikabarkan adalah gelandang Manchester United, Paul Pogba yang memiliki mahar transfer sekitar 150 juta pounds.
Pique Bikin Marah Direksi Barcelona Usai Beberkan Masalah Internal
Performa Barcelona yang tengah menanjak kini justru menghadapi masalah baru. Bek tengah Gerard Pique secara tidak langsung memberi bocoran bahwa ada masalah antara pemain dan direksi klub.
Barcelona meraih kemenangan dalam dua laga terakhir. Los Cules menang dengan skor 2-1 atas Villarreal dan menang 2-0 atas Gatefe. Sebelum ini, Barcelona dua kali gagal menang.
Akan tetapi, pasca laga melawan Getafe, ada sesuatu yang penting disampaikan oleh Gerard Pique. "Saya berharap tidak ada satu pun pihak yang ingin memulai perselisihan yang sebenarnya tidak pernah ada," katanya.
Ada masalah antara pemain Blaugrana dan direksi klub asal Katalan itu. Konflik ini bahkan disebut melibatkan media untuk menyudutkan klub.
Gerard Pique, yang merupakan 'juru bicara' para pemain Barcelona untuk isu-isu sensitif, tidak segan untuk menyerang direksi Barcelona. Dia mengatakan bahwa para pemain marah dengan sikap klub saat ini.
Menurut Gerard Pique, direksi klub selalu menyalahkan pemain atas hasil buruk di awal musim 2019/2020 ini. Bahkan, Gerard Pique menyebut klub sengaja menggiring opini menyalahkan pemain lewat media.
Dikutip dari Marca, kondisi ini kini memicu amarah dari direksi Barcelona. Klub merasa para pemain membocorkan kondisi internal klub ke publik.
Presiden Barcelona, Josep Maria Bartomeu, diyakini akan segera mengadakan pertemuan dengan Gerard Pique. Pertemuan tersebut bakal menjadi 'sidang' bagi pemain berusia 32 tahun tersebut. Bartomeu akan bertanya ihwal sikap Gerard Pique.
Langganan:
Postingan (Atom)
Liverpool Dibantai Watford, Berikut Deretan Angkanya
Liverpooltidak berdaya di markas Watford, Vicarage Road, pada laga pekan ke-28 Liga Inggris, Sabtu (29/2/2020). Tampil dengan skuat terba...
-
Liverpooltidak berdaya di markas Watford, Vicarage Road, pada laga pekan ke-28 Liga Inggris, Sabtu (29/2/2020). Tampil dengan skuat terba...
-
Tidak banyak yang menyadari bahwa pasangan yang mengalami kudis dapat menularkan penyakitnya ini melalui hubungan seks. Padahal, kudis terma...
-
Cerita Dewasa : Awal nya Untuk bertanya langsung padanya aku tidak berani Takut dia jadi tahu bahwa sebenarnya perbuatannya dengan ibuku...
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2851939/original/073699000_1562930052-Peter_Crouch_-_AFP_Paul_Ellis.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2924719/original/072162900_1569682626-000_1KR0VL.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2892757/original/070727200_1566804561-11_Pemain_Termahal_2019_10.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2373245/original/065714000_1538550711-Tottenham-Hotspur-Barcelona5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1914194/original/006457500_1519031960-3._Andriy_Shevchenko.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2859306/original/093661700_1563691702-000_1IZ0OI.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1914424/original/069138000_1519036353-7._Gerard_Pique.jpg)