Rabu, 04 Desember 2019

Bigetron RA Bawa Indonesia Juara Dunia PUBG Mobile di Malaysia


Wakil Indonesia, Bigetron Red Aliens (RA), keluar sebagai juara dunia pada turnamen PUBG Mobile, Minggu (1/12/2019).

Turnamen PUBG Mobile Clup Open (PMCO) Fall Split Global ini berlangsung selama tiga hari di Kuala Lumpur, Malaysia.

BTR RA berhak menjadi juara dunia setelah mengumpulkan lima kali Winner Winner Chicken Dinner.

Jumlah itu didapat BTR RA selama tiga hari penyelenggaraan. Pada hari pertama, Jumat (29/11/2019), BTR RA meraih satu kali WWCD.

Di hari kedua, penampilan BTR RA semakin baik dengan meraih tiga kali WWCD. Di hari terakhir, BTR RA melengkapi penampilannya apiknya dengan satu WWCD.

Berkat kemenangan-kemenangan itu, posisi BTR RA di puncak klasemen tak pernah tergeser dari hari pertama hingga dinobatkan sebagai juara dunia.

BTR RA berhak menerima hadiah 180 ribu dolar Amerika atau setara Rp 2,53 miliar karena berhasil meraih gelar juara dunia.

Melengkapi keberhasilan Bigetron RA, pemain mereka, BTR Zuxxy dinobatkan sebagai Most Valuable Player karena berhasil meraih 42 kills.

Tim asal China Top Esport yang merupakan juara bertahan harus puas hanya berada di posisi kedua dan berhak atas hadiah 90 ribu dolar Amerika (Rp 1,2 miliar).

Sementara di posisi ketiga, ada tim dari Thailand, Mega Esport, yang berhak atas uang hadiah sebesar 45 ribu dolar Amerika (Rp 634 juta).

Ini bukan kali pertama tim asal Indonesia juara di turnamen ESports dunia. Sebelumnya, ada EVOS Legends yang menjadi juara dunia pada turnamen Mobile Legends (M1) juga di Malaysia.

Timnas Indonesia U-22: Indra Sjafri Ungkap Strategi Agar Lolos ke Semifinal SEA Games 2019


Timnas Indonesia U-22 akan melawan Laos pada laga pamungkas Grup B SEA Games 2019 di Stadion Imus, Filipina, Kamis (5/12/2019). Laga ini sangat penting karena untuk menentukan langkah ke semifinal.

Meski demikian, lolos tidaknya Timnas Indonesia U-22 ke semifinal masih juga ditentukan dengan laga lainnya, yakni Vietnam versus Thailand.

Pelatih Timnas Indonesia U-22 Indra Sjafri sudah menyiapkan strategi untuk bisa membawa tim asuhannya memenangi laga kontra Laos dan lolos ke semifinal.

Timnas Indonesia U-22 saat ini berada di peringkat kedua klasemen Grup B SEA Games 2019 dengan mengoleksi poin sembilan. Egy Maulana Vikri dkk. hanya unggul selisih satu gol dari Thailand, yang ada di urutan ketiga dengan jumlah poin sama.

Untuk bisa meraih tiket ke semifinal, Indra Sjafri berharap Timnas Indonesia U-22 bisa mencetak lebih dari dua gol dan tanpa kebobolan, sembari berharap Thailand kalah atau diimbangi Vietnam.

"Saya belum bisa menjadi peramal. Yang jelas, kami akan menyiapkan tim sebaik mungkin. Makanya dari 20 pemain yang kami bawa ini kualitasnya sama, jadi tak ada yang berbeda," kata Indra Sjafri.

"Siapapun yang bermain besok Kamis, akan membawa dampak positif. Yang penting kami menang. Kalau ingin aman betul ya menang lebih dari dua gol karena Thailand juga harus mengejar Vietnam," ujar pelatih asal Sumatra Barat itu.

Perjuangan Timnas Indonesia U-22 melawan Laos diprediksi juga tak mudah. Laos yang sudah tersingkir diprediksi masih akan mengeluarkan penampilan terbaik karena sudah bermain tanpa beban dan ingin menutup SEA Games 2019 dengan raihan positif.

Selasa, 03 Desember 2019

Ole Gunnar Solskjaer Sudah Pamit Tinggalkan Manchester United?


Manajer Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer dikabarkan  bakal dipecat dalam waktu dekat. Ole dikabarkan sudah berpamitan dengan seluruh pemain menyusul rumor pemecatannya yang mencuat belakangan ini.

Kejadian tersebut diungkap salah seorang sumber terpercaya MU beberapa beberapa waktu lalu.

Ole Gunnar Solskjaer menghadapi tekanan yang luar biasa besar sebagai manajer Manchester United. Tekanan semakin parah saat Solskjaer tak mampu memetik hasil memuaskan kala bersua Aston Villa di Old Trafford, Minggu (1/12/2019).

Di kandang sendiri, MU berbagi angka 2-2 dengan klub papan tengah Premier League tersebut. Torehan itu membuat posisi Manchester United semakin mengkhawatirkan.

Klub yang bermarkas di Old Trafford itu baru memetik empat kemenangan, enam hasil imbang, dan empat kekalahan dalam 14 pertandingan yang telah dilalui. Raihan itu membuat MU bercokol di posisi sembilan klasemen sementara dengan koleksi 18 poin.

Hasil tersebut juga memperburuk citra Ole Gunnar Solskjaer sebagai manajer Setan Merah. Rumor tentang pemecatannya mulai menyeruak ke permukaan.

Terbaru, pelatih asal Norwegia ini disebut sudah berpamitan dengan para pemainnya. Melansir dari The Sun, Rabu (3/12/2019), Solskjaer disebut begitu emosional dengan laga terakhir Manchester United kontra Aston Villa.

"Ole sedikit emosional setelah Manchester United ditahan Aston Villa. Dia bahkan sudah berkata jika pemainnya tidak mendapat hasil baik dalam dua laga lagi, Ole percaya manajemen akan memecatnya," kata salah seorang sumber terpercaya kepada The Sun.

Timnas Indonesia U-22 Gunduli Brunei 8-0, Osvaldo Haay Hattrick


Trisula maut Timnas Indonesia U-22 menunjukkan ketajamannya pada laga Grup B SEA Games 2019 melawan Brunei Darussalam. Garuda Muda pesta gol 8-0 di Stadion Binan, Selasa (3/12/2019).

Osvaldo Haay ('11, 45, 72) menjadi bintang  Timnas Indonesia U-22 dengan mencetak hattrick pertandingan ini. Pemain Persebaya Surabaya itu pun menjadi top skorer sementara kompetisi lewat torehan lima gol.

Rekannya di lini depan, Egy Maulana Vikri ('40, 81) dan Saddil Ramdani ('50), turut mencatatkan nama di papan skor. Witan Sulaeman ('68) dan Andy Setyo ('77) melengkapi pesta gol timnas di laga ini.

Kemenangan tersebut menjaga kans anak asuh Indra Sjafri melangkah ke semifinal. Timnas kini mengoleksi sembilan angka dari empat pertandingan.

Timnas Indonesia U-22 selanjutnya menghadapi Laos di Rizal Memorial Stadium, Manila, Kamis (5/12/2019).

Harus meraih kemenangan besar, Indonesia mencetak gol cepat melalui Osvaldo Haay. Dia mencatatkan nama di papan skor usai meneruskan umpan silang Saddil Ramdani.

Alih-alih memperbesar skor, Indonesia justru ditekan Brunei. Kiper Muhamad Riyandi harus jatuh bangun menjaga gawangnya.

Indonesia membalas melalui Saddil Ramdani. Tusukannya melewati pertahanan Brunei, tapi tendangannya masih bisa diblok sehingga melebar.

Saddil Ramdani kemudian kembali jadi arsitek gol Indonesia. Umpan tumitnya mencapai Egy Maulana Vikri yang melepas tendangan keras kaki kanan untuk memperbesar keunggulan Garuda Muda.

Jelang berakhirnya babak pertama, giliran Egy Maulana Vikri menjadi pelayan. Terobosannya mencapai Osvaldo Haay yang kemudian melob bola untuk menaklukkan kiper Haimei Anak.

Timnas semakin mengamuk di babak kedua. Tidak mau ketinggalan, Saddil Ramdani meneruskan kerja keras Osvaldo Haay untuk mempertegas dominasi Garuda Muda.

Osvaldo Haay lalu melengkapi hattrick, dengan Witan Sulaeman meneruskan umpan silang Egy Maulana Vikri demi menaklukkan Jaimei Anak.

Kapten tim Andy Setyo juga memperlihatkan kepiawaiannya dengan menanduk sepak pojok untuk melengkapi pesta gol timnas.

Setelah itu timnas terus mencoba menambah gol. Namun tidak ada masuk, termasuk tendangan bebas Evan Dimas di injury time. 

Senin, 02 Desember 2019

Lionel Messi Bikin Atletico Madrid Gigit Jari di Wanda Metropolitano


Lionel Messi membawa Barcelona mencuri tiga poin di Estadio Wanda Metropolitano, Madrid, Senin (2/12/2019) dalam lanjutan La Liga. Dalam laga itu, Barcelona menang 1-0 atas Atletico Madrid.

Los Blaugrana, sebutan Barcelona, baru bisa mencetak gol ke gawang tuan rumah di menit ke-86. Lionel Messi menjebol gawang Atletico usai melakukan kombinasi satu-dua dengan Suarez. Atletico tak mampu membalas gol ini hingga peluit panjang ditiup wasit.

Sebelum striker asal Argentina itu mencetak gol, Atletico Madrid disulitkan dengan gaya bermain Barcelona. Di Wanda Metropolitano, Los Blaugrana menguasai ball possession hingga 63 persen.

"Kami frustrasi dan akhirnya kelelahan. Kami sudah bermain bagus dan menciptakan peluang untuk mencetak gol," kata gelandang Atletico Madrid, Saul Niguez, seperti dikutip dari Football Espana.

"Namun, ketika ada Lionel Messi di lapangan, dia bisa melakukan segalanya dengan mudah. Dia yang terbaik," ujar pria asal Spanyol itu menambahkan.

Dalam laga melawan Atletico Madrid, Messi melepaskan tiga sepakan, dua di antaranya on target. Pemain berusia 32 tahun itu juga melakukan sembilan dribel.

Selain Messi, kata Saul Niguez, kiper Barcelona, Marc-Andre Ter Stegen juga tampil cemerlang. Kiper berusia 27 tahun itu melakukan empat penyelamatan di bawah mistar Barcelona.

"Ter Stegen membuat beberapa penyelamatan penting bagi Barcelona, ​​tetapi bagi saya, Messi adalah satu-satunya, dan dia telah menunjukkan mengapa dia yang terbaik."

Juventus Ditahan Sassuolo, Cristiano Ronaldo Jadi Bahan Olok-Olok Fans


Juventus hanya mendapat hasil imbang 2-2 saat menjamu tim papan tengah, Sassuolo, pada pekan ke-14 Serie A 2019-2020 di Allianz Stadium, Turin, Minggu malam (1/12/2019). Sang megabintang, Cristiano Ronaldo, kembali jadi sasaran kekesalan fan Juventus.

Juventus bahkan sempat tertinggal 1-2 setelah gol Leonardo Bonucci pada menit ke-20, dibalas dua gol Sassuolo lewat Jeremie Boga menit ke-22 dan Francesco Caputo 47'.

Cristiano Ronaldo hadir sebagai penyelamat Nyonya Tua dari kekalahan di kandang sendiri lewat penalti yang dilesakannya pada menit ke-68.

Meski begitu, setelah pertandingan, Ronaldo tetap jadi objek kejengkelan beberapa suporter sendiri. Mereka menyasar dan mengkritisi pemenang lima Ballon d'Or itu lewat media sosial.

"Jujur, Cristiano Ronaldo mengerikan hari ini," tulis salah seorang fan.

"Dia lambat, tidak bisa menggiring bola melewati siapa pun, sentuhannya sering gagal, terlalu egois kadang-kadang menyebabkan dia sepertinya tidak menerima bahwa dia tidak bisa menggiring bola melewati siapa pun, dan akselerasinya tidak seperti dulu," tulis suporter lainnya.

 "Cristiano Ronaldo rata-rata mencetak gol dari permainan terbuka setiap 5 jam dan 20 menit musim ini," kata yang lain.

"Tidak lagi elite," imbuhnya.

"Ronaldo mungkin pemain terburuk kami saat ini di tim. Sarri harus mencadangkan Ronaldo di pertandingan mendatang dan membawanya sebagai pemain pengganti. Kami penggemar Juve, bosan melihat Ronaldo membawa bencana setiap minggu," tutur fan lainnya.

Belum cukup, ada pula suporter yang menulis semacam ini.

"Saya ingat memberinya standing ovation ketika ia mencetak bicycle kick melawan kami di Liga Champions. Kami benar-benar tertipu untuk meyakini ia adalah salah satu pemain terbaik di dunia hanya untuk menyadari bahwa ia bahkan tidak lebih baik daripada Shaqiri."

Faktanya, gol lewat titik putih pada laga menjamu Sassuolo ini menjadi gol pertama Cristiano Ronaldo buat Juventus sejak Oktober 2019.

Namun, penalti itu tak banyak membantu lantaran Juventus tetap gagal mengamankan poin penuh. Hasil imbang ini menjadi yang ketiga diraih Nyonya Tua pada musim ini.

Juventus memang tak kalah, namun kegagalan menang membawa konsekuensi tak menyenangkan lantaran posisi puncak klasemen Serie A kini diduduki Inter Milan berkat kemenangan 2-1 atas SPAL, Minggu malam.

Di sisi lain, bukan kali ini saja Ronaldo jadi objek kekesalan suporter sendiri. Saat menumbangkan Atletico Madrid 1-0 di Liga Champions (27/11/2019), kalangan suporter bereaksi negatif terhadap penampilannya.

Ketika itu suporter membandingkan mantan pemain Real Madrid dan Manchester United itu dengan Paulo Dybala, yang pada laga itu mencetak gol fantastis ke gawang kawalan Jan Oblak.

Minggu, 01 Desember 2019

Persiapan SEA Games 2019 Buruk, PHISGOC Minta Maaf kepada Timor Leste, Myanmar dan Kamboja


Keluhan transportasi, tempat latihan dan penginapan dilontarkan tim sepak bola Timor Leste, Myanmar, Kamboja dan Thailand.

PHISGOC mengakui kesalahan tersebut dan berjanji akan menyelesaikannya dengan cepat.

Menanggapi hal tersebut Panitia Penyelenggara SEA Games Philipina 2019 (PHISGOC) mengirimkan pernyataan resmi mengenai kesiapannya menggelar event olahraga besar se-Asia Tenggara yang akan dimulai akhir bulan ini.

“Kami dengan tulus meminta maaf kepada para tamu atlet kami dari Timor-Leste, Myanmar dan Kamboja atas ketidaknyamanan yang dialami akibat kekacauan mengenai moda transportasi dan pengaturan hotel mereka,” jelas PHISGOC, dilansir foxsportsasia.

PHISGOC memastikan akan melakukan koordinasi yang lebih tepat dan detail mengenai kedatangan tim dan transportasi yang akan mengirim semua tim internasional ke hotel masing-masing. "Kami mengakui kesalahan dan kekurangan dalam insiden ini. Kami berjanji akan melakukannya lebih baik lagi,” sambung PHISGOC.

Sebelumnya, muncul laporan mengenai pemain sepak bola Kamboja yang harus tidur di karpet karena kamar hotel mereka masih belum disiapkan PHISGOC. Ini karena adanya perubahan kedatangan mereka terlambat disampaikan ke Departemen Layanan Game PHISGOC.

"Insiden ini akan menjadi peringatan bagi kami sebagai pihak penyelenggara untuk menjadi lebih cepat tanggap dalam menyelesaikan masalah dan menjadi lebih rajin. Kami berhutang kepada para tamu-tamu dan warga negara kami," tandas PHISGOC.

Liverpool Dibantai Watford, Berikut Deretan Angkanya

Liverpooltidak berdaya di markas Watford, Vicarage Road, pada laga pekan ke-28 Liga Inggris, Sabtu (29/2/2020). Tampil dengan skuat terba...